oleh

CS Anggota DPRD Kab. Pekalongan Jenguk 7 Pasien COVID -19

METROPOS.ID, KAB. PEKALONGAN – Tujuh warga Kab. Pekalongan yang terpapar virus COVID -19 kini harus menghuni RS (Rumah Sakit) Lini 3 Wonokerto. Untuk itu guna mengetahui secara pasti kondisi penghuni, anggota DPRD Kab. Pekalongan CS (Candra Saputra), Rabu (1/7/2020) menjenguk pasien untuk memberikan motivasi atau suport secara psikologi.

Meski harus mengenakan pakain Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, namun anggota DPRD Kab. Pekalongan CS tidak canggung akan virus COVID -19. PadahalĀ  ketika masuk harus mengikuti anjuran tenaga medis yang berjaga.

Dengan didampingi Tenaga Medis, CS masuk ke ruangan pasien guna memberikan motivasi sehingga pasien bisa cepat pulih. Meski hanya berbincang beberapa menit namun kedatangan anggota DPRD diharapkan juga memberikan suport bagi tenaga medis.

Petugas Medis RS Lini 3 Wonokerto, Burhan menyampaikan bahwa sampai sore ini menerima kedatangan anggota DPRD Kab. Pekalongan CS masih ada 7 pasien. Mereka terdiri dari 2 orang ODP dan 5 lainya PDP.

“Allkhamdulillah sejak Bang Candra datang untuk mendukung, memberikan spirit kepada kami,” terangnya.

Diakui dari ketujuh pasien tersebut satu diantaranya bocah berusia 7 tahun dari Kedungwuni. Namun demikian saat ini masih menunggu hasil Swap.

“Mudah – mudahan atas dukungan dan suport anggota dewan yang begitu hebatnya, karena bisa meninjau langsung dan ini suatu yang positif bagi pasien dan tenaga medis. Karena ini suport suatu nilai positif, sehingga tenaga medis lebih bersemangat dalam merawat pasien atau ODP, ” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Fraksi PAN DPRD Kab. Pekalongan CS menyampaikan kedatanganya ke RS Lini 3 Wonokerto untuk mengetahui secara langsung pasien dan tenaga medis yang bertugas.

“Karena akhir – akhir ini pasien meningkat lagi, oleh karena itu saya ingin tahu secara langsung dan ternyata memang benar meningkat. Dengan banyak pasien di dalam RS lini 3 ini, kami harapkan untuk masyarakat agar tetap selalu mengedepankan protokol kesehatan yang utama karena memasuki masa new normal sehinga kita tetap harus waspada terhadap kesehatan kita,” ungkapnya.

CS menambahkan apapun resikonya karena sudah mendapat amanah dari masyarakat, maka tetap harus bisa mengetahui kondisi yang dihadapi warganya.

“Kita sudah niatkan menjadi wakil rakyat apapun keadaan mereka baik sehat dan sakit itu adalah konstituen yang kita wakili. Ya, kita harus ikhlas menjadi pengabdi masyarakat karena jika tidak kita siapa lagi yang akan peduli dengan mereka. Kami harapkan mereka yang kena musibah tetap semangat, begitupula bagi tim medis dan pasien kita doakan semoga COVID -19 ini segera berakhir,” imbuhnya. (Mit/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed