Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meminta ma’af usai sholat tarawih
Pada kesempata itu, Bupati Asip mengatakan kegiatan tarling (tarawih keliling) ini dalam rangka mengamalkan adab atau tradisi pemimpin Kab. Pekalongan terdahulu yang telah memprakasai kegiatan yang menurutnya sangat baik.
‘’Niat tarawih di masjid sini dan silaturahmi karena Rembun ini menurut sejarah merupakan bagian dari salah satu pusat pengembangan pendidikan islam di Kab. Pekalongan,” katanya.
Selain itu, kedatanganya ke desa Rembun juga dalam rangka ikhtiar tentang mencari cara untuk bagaimana membangun masyarakat supaya bisa lebih baik dalam konteks mencari nilai-nilai baru.
‘’inilah yang menjadi tugas pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan melalui program pembangunan,’’ ujarnya.
Guna mewujudkan kemaslahatan dalam masyarakat, menurutnya antara pemimpin dan kyai dapat bersinergi. Sebab, peran pemimpin adalah mewujudkan kesejahteraan dengan cara pembangunan, sedangkan peran kyai adalah menjaga masyarakat supaya bisa selamat dunia akhirat.
Oleh karena itu, Bupati Asip berharap bahwa para kyai bisa bersama-sama dengan pemimpin untuk mewujudkan kemaslahatan tersebut sehingga masyarakat di Kab. Pekalongan bisa semakin maju dan bisa selamat dunia dan akhirat.
‘’Jadi sinergitas antara 2 komponen inilah yang menjadi tumpuan warga masyarakat agar menjadi semakin baik lagi,’’ harapnya.
Selain itu, Bupati Asip juga mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Rembun yang kurang lebih selama 5 tahun masa kepemimpinannya telah membantu pemerintah. Dan mohon maaf apabila ada kesalahan yang kurang berkenan selama kepemimpinannya. (Mit/Red)











Komentar