oleh

Pedagang Di Gemuh Yang Bandel Akan Kena Sanksi

Saat pemberian hukuman fisik berupa push up bagi pelanggar Prokes (foto Eko).

Metropos.id, Kendal – PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Forkompincam menertibkan sejumlah pedagang kaki lima yang berada di wilayah Kec. Gemuh.

Satuan Polisi Pamong Praja Kec. Gemuh Moh Sobirin mengatakan, dirinya bersama TNI-Polri melakukan sosialisasi dan penertiban kepada masyarakat yang masih beraktifitas di malam hari.

“Kami melakukan penertiban kepada pedagang yang masih berjualan malam hari, diketahui sesuai aturan pemerintah bahwa boleh berjualan mulai pukul 07.00 – 20.00 malam,” jelas Sobirin, Minggu (11/7/2021) malam.

Dikatakannya, masyarakat boleh berjualan namun harus mematuhi aturan pemerintah, seperti berjualan tidak menggunakan kursi dan harus dibawa pulang tidak boleh dimakan ditempat.

“Pemberlakuan PPKM ini bermaksud untuk menekan penyebaran virus C -19, dikarenakan wilayah Kec. Gemuh saat ini jumlah penularan sudah mencapai 117 kasus. Bagi pedagang yang bandel kita berikan sanksi,” kata Sobirin.

Moh Sobirin berharap agar masyarakat dapat mematuhi aturan pemerintah dengan menerapkan prokes di lingkungan masing-masing.

“Saya meminta agar masyarakat dapat menerapkan 5M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi kegiatan diluar,” ungkapnya.

Lanjutnya, bagi masyarakat jangan pernah berfikir bahwa Pemerintah tidak memikirkan warganya untuk mencari rejeki pada malam hari. Perlu diketahui bahwa Pemerintah melakukan hal tersebut guna menekan penyebaran virus C -19.

“Pemerintah sudah melakukan upaya-upaya pencegahan penularan virus, namun jika itu tidak didukung oleh masyarakat hal tersebut tidak ada guna. Mari kita bersama-sama bersinergi memutus penyebaran C -19 khususnya di Kendal,” tandas Sobirin. (Eko/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed