oleh

Wow..Kapolres Sukoharjo Dapat Tausiah dari Ustad Abu Bakar Baasyir Saat Safari Sholat Subuh

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dalam kegiatan safari sholat subuh berjamaah di Ponpes Al Mukmin Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo (foto Humas Polres Sukoharjo)

Metropos.id, Sukoharjo – Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho pimpin giat safari sholat subuh berjamaah di Masjid Baitussalam Ponpes Al Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo, Jateng dalam rangkaian Ramadhan 1443 H.

Kegiatan sholat berjamaah untuk keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta menjalin kemitraan yang baik antara Polri dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Dan kami sebagai umat yang taat, mengisi Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan atau ibadah-ibadah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,” kata Kapolres, Selasa (5/4/2022).

Sengaja dalam kegiatan ini Polres Sukoharjo mengajak Kodim 0726/Sukoharjo untuk bersilahturahmi dengan pengasuh, ustad, dan juga dengan para santri Ponpes Al Mukmin.

“Dimana tujuan kegiatan ini adalah untuk menciptakan hubungan yang harmonis serta komunikasi baik, antara aparat dengan Ponpes Al Mukmin Ngruki. Kami ingin mendapat tausiyah dan nasehat dari para ustadz,” terangnya.

Kepada para santri, Kapolres juga berpesan agar memanfaatkan proses belajar dengan sebaik-baiknya agar ilmu yang dipelajari selama belajar di Ponpes Al Mukmin dapat bermanfaat bagi orang banyak dan tentunya juga bermanfaat bagi warga sekitarnya.

Menanggapi, pendiri Ponpes Al Mukmin Ngruki, Ustadz Abu Bakar Baasyir, menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada jajaran Polres Sukoharjo dan Kodim 0726/Sukoharjo yang hadir dalam sholat subuh berjamaah itu.

“Semoga silahturahmi ini membawa barokah bagi kita semua, karena itu sudah termasuk Ukhuwah Islamiyah,” ucap Ustadz Abu didampingi Mudir Ponpes Al Mukmin, Ustad Yahya Abdurrahman.

Ia menuturkan, bahwa satu-satunya kebenaran Allah SWT kepada umat Islam adalah Al Haq, oleh karena itu jangan ragu dalam menyakini suatu kebenaran.

“Hidup yang sebenarnya adalah hidup yang ada di akhirat bukan yang ada di dunia, karena di dunia hanya kesenangan sementara,” tuturnya.

Kepada para santri, ia meminta jangan sampai salah melangkah dan mengamalkan. Santri diminta mencari keselamatan hidup di akhirat dengan memanfaatkan hidup untuk ibadah.

“Karena ibadah adalah untuk mengatur semua kehidupan kepada Allah SWT dan satu-satunya jalan untuk dapat hidup di akhirat. Dan untuk bapak-bapak aparat, semoga Allah SWT menolong bapak-bapak aparat semua dalam melaksanakan tugas dan selalu diberikan kemudahan dalam segala hal,” pungkasnya. (Nanang/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed