oleh

Mabuk, Tikam Anak Di Bawah Umur, Ini Nasib Pelakunya

Pelaku penusukan saat dihadirkan dalam konferensi pers Polrestabes Semarang (Foto Hmsrestabes smg)

Metropos.id, Semarang – Kasus tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya anak di bawah umur, berhasil di ungkap dengan mengamankan pelaku berinisial AWP Bin Biso Warno, (26) tinggal di Karanganyar, Gabahan, Kec. Semarang Tengah yang juga seorang residivis, Selasa (3/5/2022) sekira pukul 04.30 WIB.

Hal ini di sampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan, S.H. S I.K., M.I.K. saat konferensi pers di kantor Polrestabes Semarang, Minggu (8/5/2022).

Penangkapan pelaku, kata Donny berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/296/V/2022/ SPKT/Polrestabes Semarang/Polda Jateng, tanggal 2 Mei 2022, yang dilaporkan oleh Tegar Karunia Pamungkas warga Perumahan Pondok Raden Patah Sriwulan, Sayung, Demak.

“Adapun TKPnya didepan Toko Helen Jl. Kedungmundu Raya No. 60 Kel. Tandang, Kec. Tembalang, Kota Semarang pada tanggal 2 Mei 2022 sekira pukul 04.30 Wib,” kata Donny.

Menurut Donny, korban Zico Andriano Zedan, Pelajar, beralamat PR Patah Kel. Sriwulan Kec. Sayung, Kab. Demak, yang saat itu Korban bersama dengan saksi Jejeg Suwargo Utoyo, – Muhlisin Als Bokir, Muhammad Hasym, Johan Afrimintoko, Indra Aji dan Muhammad Risky sedang minum miras di TKP. Kemudian sekitar pukul 04.30 Wib datang 5 orang dengan membawa 2 sepeda motor berboncengan. Selanjutnya 2 orang turun dari sepeda motor dan salah satu pelaku berinisial AWP menusukkan senjata tajam ke paha bagian dalam sebelah kanan korban. Setelah melakukan penusukan pelaku dan rombongannya pergi meninggalkan korban dan para saksi.

“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan kemudian mendapatkan informasi kami amankan pelaku di dalam Bus didaerah Sidoarjo, Jawa Timur pada saat akan melarikan diri ke Bali,” terangnya.

Donny juga mengungkapkan modus Pelaku dalam pengaruh Alkohol membabi buta menusuk paha bagian dalam kaki kanan korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia kehabisan darah.

“Selain Pelaku, barang bukti yang kami dapatkan berupa, 1 buah pisau besi dengan panjang kurang lebih 20 cm, sedangkan pelaku kami jerat dengan Pasal 76C Jo Pasal 80 ayat (3) UU RI No.35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tentang Perlindungan Anak,” tutupnya. (@wg/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed