oleh

RTLH Tahun 2023 Di Siwalan “Molor” Diduga Terkendala Biaya Tenaga Kerja

METROPOS.ID II Kajen – Diduga terkendala biaya tenaga kerja bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) aspirasi dewan tahun 2023 di Desa Tengengwetan, Kec.Siwalan, Kab. Pekalongan hingga Januari 2024 belum selesai. Hal ini terungkap dari penuturan salah satu warga penerima manfaat, Casmudi kepada sejumlah awak media.

“Saya salah satu penerima manfaat bantuan RTLH tahun 2023, dari salah satu anggota dewan, namun karena saya tidak punya biaya untuk membayar biaya tenaga kerja hingga saat ini belum selesai. Padahal saya sudah beberapa kali di datangi pendamping dari Perkim Kab. Pekalongan, dan di dateline bulan Febuari nanti semua material harus terpasang ditambah dengan pengurukan tanah dan plesteran,” keluhnya.

Ditambahkan oleh Casmudi dia belum bisa menyelesaikan pembangunan karena terkendala biaya tenaga kerja.

“Saat ini Saya tidak bekerja jadi tidak ada biaya untuk membayar biaya tukang. Kemarin saja Saya sudah mengeluarkan biaya untuk membayar biaya tukang sehari Rp 135 ribu dan bekerja sekitar 3 minggu,” imbuhnya.

Casmudi yang juga salah satu Ketua Ranting salah satu parpol ini mengaku sudah mencoba meminta bantuan dari dewan yang memberinya aspirasi namun sampai sekarang belum direalisasi.

“Saya juga sudah menemui Casmudi yang juga sebagai Ketua kelompok penerima RTLH mengaku mendapatkan RTLH senilai Rp 15 juta dalam bentuk material adapun untuk penyaluran dilakukan dalam 2 tahap, tahap pertama senilai Rp 7,5 juta berupa 1 truk pasir Weleri, 10 batang besi diameter 10, 9 batang besi diameter 8, Hebel 3 kubik, 3 lem Hebel, semen 15 sak, split 1 truk, 3 kilo kawat bandrat, 3 kilo paku usuk, 8 lembar papan, loster 10 buah, 10 ikat kayu reng,” ungkapnya.

Adapun pada tahap 2 Casmudi menerima 2 kubik hebel, 1000 pcs genteng, 3 pcs kusen kayu, 3 pcs daun pintu, 6 pcs kayu ukuran 8/12, 30 pcs kayu usuk, 16 kayu reng.

“Semua material diambil dari toko material Lestari yang beralamat di Jl Wonosari -Sragi, karena Saya sebagai Ketua kelompok juga mendapatkan bonus 2 sak semen,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perkim Kab. Pekalongan M Abdul Gozali , saat di konfirmasi melalui pesan singkat mengatakan sedang ada keperluan akan menengok keponakannya di rumah sakit Karyadi Semarang. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed