oleh

LSM BPPI Kota Semarang Berbagi Kasih Dengan Penghuni WTG

Pengurus LSM BPPI Kota Semarang bersama penghuni WTG usai menyerahkan bantuan

METROPOS.ID, SEMARANG – Sebagai upaya untuk meringankan beban pada anak cacat ganda saat pandemi COVID -19 ini, LSM BPPI Kota Semarang melakukan berbagai kegiatan sosial berupa berbagi kasih dengan anak cacat ganda di panti asuhan cacat ganda “AL RiFDAH” dan pembagian masker kepada masyarakat. 


Panti asuhan “AL RIFDAH” WTG (Wisma Tuna Ganda) Jl. Taman Tlogomulyo No. 35 A Pedurungan – Semarang, mendapatkan bantuan berupa dana untuk membeli beras, mie instan, susu, biskuit dan masker, Jumat (27/11/2020).


WTG “AL RIFDAH” sendiri merupakan panti perawatan di Semarang yang khusus merawat, menangani, melayani anak-anak penyandang disabilitas ganda (mental dan fisik).


Ketua panitia acara berbagi kasih yang sekaligus juga ketua BPPI Semarang, Supriyanto yang di dampingi Miswandi sebagai Kabid Penyelidikan dan Pengembangan, Masruroh Kabid PPA, Sri Astutik sebagai Bendahara, Pungki sebagai Kabid Seni dan Budaya, mengatakan, bahwa ini kegiatan sosial.


“Kami mengadakan acara sosial berbagi kasih dengan penyandang tuna ganda, dengan mengumpulkan donasi dari keluarga, dinas terkait dan masyarakat umum, guna membantu kebutuhan penghuni WTG dalam meringankan kebutuhan mereka pada musim pandemi Corona ini”, terangnya.

Melalui kegiatan ini, kata Supriyanto berharap dapat meringankan kebutuhan WTG. Selain itu, pihaknya juga ingin menyentuh hati serta menerbitkan kesadaran kembali di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Serta berterima kasih kepada para donatur yang telah mempercayai kami sebagai LSM BPPI untuk menyalurkan bantuan kepada panti cacat ganda. 


“Generasi muda harus terus mensyukuri mental, fisik dan talenta yang mereka miliki sebagai karunia dari Tuhan dengan tidak menyia-nyiakan waktu serta terus berkarya bagi bangsa, atau paling tidak selalu membawa keluarga dan diri sendiri di jalan yang baik dan bermanfaat,” jelasnya.


Supriyanto menambahkan, berharap semua LSM dan Ormas lainya agar dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia terutama di bidang sosial serta pendidikan.


“Selain dari pihak keluarga sendiri, kami juga mengajak masyarakat luas untuk ikut membantu WTG, dengan membuka dompet amal yang ditujukan untuk menutupi kekurangan kebutuhan bagi sejumlah penyandang cacat ganda yang memerlukan,” pungkasnya. (Tutik/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed