Camat Candisari, Eka Kriswati memimpin apel resik-resik bareng di Jl. Kesatrian, Jatingaleh, Semarang. (Foto wib).
Metropos.id, Semarang – “Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah,” ungkapan peribahasa Jawa yang sudah tak asing didengar, yang mempunyai makna rukun membuat kuat sentausa, bertengkar membuat rusak. Kerukunan menjadi pondasi yang kuat ditatanan kehidupan masyarakat dalam rangka menjadikan lingkungan yang nyaman, aman dan damai.
Guyub rukun inilah yang menjadikan Eka Kriswati, SH MM, Camat Candisari, Kota Semarang membangun sinergi 3 pilar kecamatan dengan melaksanakan kerjabakti resik-resik bareng membersihkan lahan kosong nan rindang dikitari pepohonan besar di Jl. Kesatrian, tepatnya di depan SDN 02 Jatingaleh, Semarang.
Diawali apel, Camat Candisari, Eka Kriswati bersama TNI-Polri, Polsek Candisari, Koramil 05/Banyumanik, Lurah Jatingaleh, warga RW 07/RT 01 Jatingaleh, LPMK, FKPPI dan anggota TNI Yon Arhanud 15/DBY bahu membahu membersihkan ranting-ranting pohon dan dedaunan yang menumpuk di lokasi tersebut dan diangkut menggunakan dua dumptruck DLH Kota Semarang.
“Kita berikan contoh kepada masyarakat sekaligus mengedukasi masyarakat agar tumbuh kepedulian dan mempunyai rasa saling memiliki dengan menjaga lingkungan di wilayahnya. Apalagi ini berada di jalan protokolnya Kec. Candisari, maka harus kelihatan bersih, agar nampak indah dilihat dan nyaman dipandang,” ucap Eka kepada metropos.id ditengah-tengah resik-resik bareng, Sabtu pagi (9/9/2023).
Ia berharap nantinya lahan kosong yang ditumbuhi pohon-pohon yang rindang ini dapat berubah fungsi menjadi lahan yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar dengan menyulap menjadi sebuah taman yang ramah anak dan ramah lansia.
Dikatakanya, dirinya telah berkoordinasi dengan Komandan Kodim 0733/KS mengutarakan penggunaan lahan kosong tersebut untuk dijadikan sebuah taman kota.
“Saya kemaren sudah matur sama pak Dandim, kalau ini (lahan kosong) monggo mau dikembalikan lagi seperti yang dulu yaitu sebagai tempat publik. Kalo ndak salah dulunya ini berupa hutan kotanya Candisari dan anak-anak sekolah dulunya selalu berkegiatan disini,” tutur Eka mengenang waktu dulu masih sekolah.
“Nanti kita diskusikan dan kita koordinasikan dengan pihak Kodam agar lahan ini dapat difungsikan sebagai ikon Kecamatan Candisari, resik lingkungane, nyaman wargane,” imbuhnya.
Lurah Jatingaleh, Harkat PS, SH M.Hum memberikan apresiasi dan berterimakasih kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam kerjabakti resik-resik bareng yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Jatingaleh.
“Ini menunjukkan kerjasama dan koordinasi yang baik antara warga dengan Pemkot Semarang dan juga TNI terutama dari kesatuan Yon Arhanud 15/DBY yang telah membantu membersihkan lingkungan,” ucap Harkat.
Mengingat di wilayah Kelurahan Jatingaleh sebagian besar merupakan komplek militer, maka dibutuhkan kerjasama yang baik dalam memecahkan persoalan yang ada di wilayah.
Dan selama ini dikatakan Harkat, hubungan dengan kalangan militer di wilayahnya sudah terjalin sangat baik dengan melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, termasuk kerjabakti.
“Harapan kami, lahan kosong taman ini dapat dikelola bersama sehingga menjadi fasum yang bermanfaat bagi warga, mungkin nantinya bisa menjadi taman bermain anak atau tempat olah raga bagi warga sekitar. Karena kebetulan lahan ini berada di depan SDN 02 Jatingaleh dan kami berharap dapat terwujud kerjasama dalam penanganan fasum ini sehingga menjadi fasum yang dapat digunakan beraktifitas warga,” ungkap Harkat.
Untuk mewujudkan keinginan warga Jatingaleh tersebut, Harkat selaku lurah akan melakukan koordinasi dengan camat agar dapat diambil langkah-langkah lanjutan dengan koordinasi dan komunikasi dengan pemilik lahan baik itu Kodim maupun Kodam IV/Diponegoro. (wib/red).












Komentar