oleh

Generasi Tanpa Narkoba, “War On Drug” Di Desa Jumo, Kedungjati

Saat sesi tanya jawab terkait bahayanya Narkoba (ft @wg)

METROPOS.ID II GROBOGAN – Dengan Backdrop “Generasi Cerdas, Generasi Tanpa Narkoba, Akselerasi War On Drug, Menuju Indonesia Bersinar” Pemdes (Pemerintah Desa) Jumo, Kec. Kedungjati, Kab. Grobogan, Jawa Tengah gelar Sosialisasi P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika), Kamis (11/6/2024).

Kegiatan ini menindaklanjuti Surat Bupati Grobogan nomor : B/200.1.4/50/SETDA/2024 tertanggal 8 Mei 2024, agar masing – masing Desa melaksanakan Sosialisasi P4GN.

Hal ini dilakukan dalam rangka menekan bahayanya Narkoba dikalangan Generasi Z.

Acara dibuka oleh Dany Pj Kades (Kepala Desa) Jumo yang diwakili Sekdes Jumo, dengan pemateri dari Jajaran Polsek Kedungjati Polres Grobogan Polda Jateng dan Dinas Kesehatan Puskesmas Kedungjati.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kedungjati diwakili Kartinah Kasipem Kec. Kedungjati, Kanit Binmas Polsek Kedungjati Aiptu Endi Susilo, Tri Ismiati Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jumo, Bhabinkamtibmas Desa Jumo Bripka Ferry Dwi Christiawan, Bhabinsa Desa Jumo Serda Dwi Yuli Setiawan, Venda Fitriani, S.KM dan 30 peserta lainnya.

Pada kesempatan tersebut Tri Ismiati selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jumo menyampaikan bahwa, Sosialisasi & Penyuluhan Bahaya Narkoba Bagi Generasi muda bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya remaja tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak buruk yang dapat ditimbulkan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dalam menentukan masa depan bangsa.

Adapun Venda Fitriani, S.KM dari Puskesmas Kedungjati mengatakan bahwa Generasi Z ini harus tahu betul tentang bahaya penyelahgunaan narkoba. Karena sasaran dari para pengedar narkoba itu sendiri adalah para remaja tanggung yang secara emosional masih labil. Kita sebagai generasi penerus bangsa haruslah menjauhi apa yang disebut narkoba. Di era sekarang ini dengan majunya teknologi sangat mudah sekali untuk melakukan transaksi narkoba lewat dunia maya.

“Untuk itu kami berpesan agar para remaja ini senantiasa bijak dalam menggunakan smartphone yang saat ini sangat rentan untuk disalahgunakan,” katanya.

“Jadilah generasi penerus bangsa yang hebat tanpa narkoba. Dengan slogan “War On Drugs,” pintanya.

Sementara itu kegiatan ini sendiri berlangsung seru karena banyaknya materi yang disampaikan dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber yang saling berinteraksi. Kebanyakan peserta kali ini bertanya tentang penyelahgunaan salah satu merk obat batuk berdahak yang sekarang ini sedang marak dikalangan remaja. Dimana obat batuk ini digunakan untuk pengganti obat – obatan yang bisa memabukkan.

Dalam sesi ini Kanit Binmas Polsek Kedungjati Aiptu Endi Susilo menerangkan bahwa kita semua harus menjadi duta anti narkoba untuk semua orang yang kita sayangi. Jangan sampai orang – orang yang kita sayangi terjerat dalam pusaran bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pihaknya juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pemdes Jumo bahwa, pengawasan anak saat ini memerlukan penanganan ekstra terutama dalam mengakses jejaring internet dan pengawasan dalam pergaulan.

“Kami berharap jangan sampai generasi muda khususnya di desanya terjerumus dalam pergaulan bebas apalagi bersentuhan dengan narkoba, untuk itu dengan kegiatan seperti ini dapat mengurangi kenakalan remaja, selain itu peran pengawasan orang tua sangatlah penting,” terang Aiptu Endi Susilo.

Aiptu Endi Susilo juga menjelaskan bahwa untuk menekan kenakalan remaja, diharap Pemdes Jumo memberikan berbagai kegiatan untuk para pemuda desanya.

Kegiatan tersebut bisa seperti kegiatan olahraga, keagamaan dan kesenian, dengan harapan dapat memberikan kesibukan bagi warganya sehingga tidak terjerumus dalam kenakalan remaja,” tutupnya. (@wg/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed