oleh

Guna Stabilkan Harga, Pemkab Grobogan Gelar Pasar Murah

Wabup Grobogan H. Sugeng Prasetyo saat foto bersama (ft ist)

METROPOS.ID II GROBOGAN – Guna mengendalikan harga bahan pokok, yang belakangan ini mulai naik dan memberatkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan, gelar pasar murah di 19 Kecamatan, yang dimulai dari Desa Karangwader, Kec. Penawangan, Rabu (26/2/2025) dan direncanakan berakhir di halaman Setda Grobogan, Senin (24/3/2025).

Pada kesempatan itu pasar murah dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Grobogan H. Sugeng Prasetyo dengan harapan pasar murah ini dapat membantu masyarakat.

“Harapanya kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat, dalam mencukupi sebagian kebutuhan sehari -hari,” ujar Sugeng.

Sugeng juga mengapresiasi kepada Pemerintah desa (Pemdes) Karangwader dan Kecamatan Penawangan, atas peran sertanya dalam kegiatan pasar murah ini.

Sugeng juga mengatakan selain sebagai langkah pengendalian harga, tetapi juga bagian dari rangkaian kegiatan HUT Ke-299 Kabupaten Grobogan. Dan Pemkab ingin memastikan bahwa perayaan HUT ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Adapun di pasar murah ini masyarakat bisa memperoleh beras, minyak goreng, gula, telur, sirup dan mi instan dengan harga lebih terjangkau dengan subsidi pemerintah, walaupun jumlahnya terbatas, warga diminta memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

Pasar murah yang digelar juga menghadirkan produk olahan pangan serta berbagai kebutuhan pokok lainnya dari UMKM dan pelaku usaha lokal dengan harga yang lebih bersaing.

Sementara itu Kepala Disperindag Kab. Grobogan, Pradana Setyawan, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengatur distribusi barang, agar pasar murah berjalan lancar.

“Langkah pengawasan dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat serta menjaga stabilitas harga,” ungkapnya.

Nampak hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kab. Grobogan, Forkopimcam Penawangan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Grobogan dan masyarakat Desa Karangwader. (@wg/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed