METROPOS.id, Sukoharjo – Mendekati tahapan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo Tahun 2020, sejumlah figur yang ramai dibicarakan bakal ikut kompetisi beserta partai politik, mulai mempersiapkan kader pasangan terbaik yang bakal diusung.
Setelah menghebohkan dengan pernyataan siap maju Pilkada di dua wilayah, Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo. Henry Indraguna kembali memanaskan bursa kompetisi bakal calon dari internal PDI Perjuangan Sukoharjo.
Pria yang juga dikenal berprofesi advokat ini, kepada awak media, Jum’at (8/11/2019) menyampaikan, tengah mencari figur calon wakil bupati pasangannya maju sebagai calon bupati di Sukoharjo.
“Saya segera mencari pasangan atau partner yang visioner, kreatif dan konsep berpikirnya sudah pada e-commerce. Mau bekerja keras untuk mewujudkan apa yang menjadi program kerja saya,” ucapnya.
Untuk mewujudkan apa yang menjadi gagasannya itu, Henry juga mengingatkan kepada siapapun yang akan berpasangan dengannya untuk berkomitmen tidak melakukan korupsi dalam bentuk apapun.
Mantan caleg dapil V Jateng ini, juga menyatakan akan memastikan jika terpilih tidak ada pungutan liar (pungli), untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada kontraktor yang sedang, atau akan mengerjakan proyek pembangunan daerah.
“Nanti dalam kepemimpinan saya, tidak boleh ada kontraktor yang dipungli. Saya jamin dan pastikan bebas dari pungli – pungli. Tidak boleh ada yang kayak begitu,” tegas Henry.
Selain komitmen mencegah korupsi dan pungli, pria yang mengaku telah mengambil formulir pendaftaran sabagai calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di DPP PDIP ini, juga akan membenahi kinerja Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan.
“Saya akan minta ASN bekerja dengan tenang dan nyaman. Bagi yang berprestasi akan mendapatkan reward, namun bagi yang melakukan pelanggaran tentu akan mendapatkan punisment,” imbuhnya
Komunikasi dan silaturahmi dengan sejumlah tokoh terutama kader senior PDIP di daerah, hingga kini terus dilakukan Henry. Di Sukoharjo, beberapa waktu lalu, dia mengaku sudah berkomunikasi dengan tokoh senior PDIP yang kini menjabat Wakil Bupati yaitu, Purwadi.
“Ya benar, saya dan Pak Henry sudah menjalin komunikasi melalui telepon, bertukar pikiran. Ya intinya menyampaikan kepada saya, bahwa telah mendaftar dengan mengambil formulir di DPP PDIP. Sementara, saya sendiri akan mendaftar melalui DPD PDIP Jateng, di Semarang,” jawab Purwadi saat dikonfirmasi.
Meski pada ujungnya, disadari penentu lolos dan tidaknya sebagai bakal calon berdasar rekomendasi DPP PDIP, baik Henry maupun Purwadi sama – sama tetap akan tunduk pada putusan partai, Mereka tidak akan mempersoalkan siapa yang akan diberi rekomendasi.(Naura/Red)












Komentar