METROPOS.id, Boyolali – Kejuaraan Nasional Menembak Central Java Shooting 2019 Internasional Practical Shooting Confederation (IPSC) level II digelar di Lapangan tembak Mako (Markas Komando) BRIMOB Subden 3/C Pelopor Gunung Kendil, Mojosongo, Sabtu (7/9/2019).
Ratusan shooter dari seluruh Indonesia, unjuk gigi dalam Kejuaraan Nasional Menembak Central Java Shooting 2019 IPSC Level II ini.
Sebanyak 150 peserta, dimana sebanyak 30 peserta adalah shooter level I, dari seluruh Indonesia beradu ketepatan menembak dalam 5 jenis pistol, yakni open, standar, production, revolver dan Pistol-Caliber Carbine atau PCC.
“Dari Perbakin Jateng kita diinstruksikan menggelar kejuaraan untuk menggali potensi penembak, sekaligus memfasilitasi para penembak di wilayah Soloraya,” ujar Ketua Panitia IPSC Budiman Tan.
Untuk kualifikasi, seluruh peserta adalah shooter yang sudah lulus sertifikasi IPSC atau sertifikasi menembak internasional. Artinya, peserta kejuaraan ini adalah atlet atau shooter yang berkualifikasi untuk mengikuti kejuaraan menembak di seluruh dunia.
Kejuaraan ini, sambungnya, merupakan satu dari sekitar 18 rangkaian kejuaraan menembak nasional yang digelar tahun ini, dimana untuk pertama kalinya Boyolali dipilih sebagai lokasi kejuaraan. Dalam waktu dekat, rangkaian kejuaraan nasional serupa juga akan digelar di Jakarta, Bali, Palembang, dan Kalimantan.
“Tahun depan kalau dapat ijin dan mendapat dukungan yang memadai, kami berencana menggelar kejuaraan menembak Level III atau level internasional di Boyolali,” tandasnya. (Mul/Red).











Komentar