METROPOS.id, Kendal – Pisah Sambut Muhammad Ulil Amri Kepala Desa (Kades) Laban, Kecamatan Kangkung, diwarnai isak tangis. Warga tampak berat melepas mantan Kades yang telah selesai masa jabatannya dan digantikan Didik Hermanto sebagai pejabat sementara (Pjs) sampai dengan pelantikan Kades terpilih, Jum’at (20/9/2019).
“Saya banyak belajar dari bapak ibu dan sahabat semua. Mari terus kita jaga tradisi dan semangat kebersamaan ini untuk keberlanjutan desa kita bagi generasi yang akan datang,” ucap Ulil didampingi sang istri, Ajeng Nafrina, disambut tepuk tangan dan isak tangis warga.
Ulil Amri yang juga Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kendal dinilai berhasil memajukan desa Laban. Banyak capaian yang telah dilakukan selama 6 tahun dirinya menjabat sebagai Kades di desa kelahirannya itu.
Tak hanya infrastruktur jalan desa, tapi juga berbagai fasilitas penunjang dibangun selama periode kepemimpinannya. Mulai klinik desa hingga sarana olahraga.
“Yang patut dicontoh adalah cara beliau memperlakukan warganya. Sebagai pemimpin, beliau pendengar yang baik sehingga bisa tahu persis apa yang dibutuhkan warga,” terang Margotrimulyo, tokoh masyarakat setempat.
Apresiasi juga datang dari tenaga pendamping desa setempat. Menurut Slamet, selama ini pihaknya diberikan ruang untuk melakukan pendampingan secara maksimal.
Lukman, Pendamping Desa tingkat Kecamatan, mengatakan pihaknya merasa bangga karena salah satu desa dampingannya ini menjadi percontohan program inovasi desa.
Babinsa dan Babinkamtibmas setempat tak ketinggalan memberikan kesaksian. Sinergitas dua unsur TNI/Polri dengan Pemdes dikatakan berjalan dengan baik. Salah satu capaiannya, Desa Laban menjadi mitra Polri sebagai Desa Siaga 24 jam hadapi teror pembakaran beberapa bulan lalu.
Meski dikenal kental dengan latarbelakang pesantren, Kades demisioner itu dinilai mampu merangkul semua kalangan. Tidak hanya hadir dalam forum pengajian, Gus Ulil juga mendukung kegiatan yang diadakan oleh kelompok muda dari olahraga hingga konser musik.
“Banyak teman yang pengen pak lurah maju lagi. Memang kami dengar di luar sudah ramai kabar kalau pak lurah kami itu akan nyalon Bupati. Kami tidak bisa nggondeli, kami dukung apapun yang terbaik,” ungkap Mustafikin.
Sementara itu, Camat Kangkung, Ardi Prasetyo, mengatakan sebanyak 6 Kades di wilayahnya yang purna tugas pada bulan September. Selain itu, masih ada 4 desa lainnya yang juga akan habis per akhir tahun ini.
“Untuk sementara Kades yang kosong itu akan dijabat oleh ASN di lingkungan kecamatan maupun Pemkab sampai Kades terpilih dilantik. Per akhir tahun ini ada 10 desa,” terangnya.
Sebagai informasi, sebanyak 192 kades se kabupaten Kendal habis masa tugasnya hingga akhir tahun ini. Sementara itu, Pilkades akan digelar secara serentak pada bulan Maret 2020 mendatang.(Eko/Red).








Komentar