oleh

PLN UP3 Demak Gelar Multi Stakeholder Forum 

-Demak-53 views

METROPOS.id, Demak – Dalam rangka mensinergikan informasi pelayanan dan pembangunan ketenagalistrikan yang berintegritas, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Demak menyelenggarakan Multi Stakeholder Forum di Gedung Bina Praja komplek Pendopo Kabupaten Demak, Selasa (22/10/2019).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan seluruh lapisan stakeholder PLN DJTY, mulai dari Forkopimda, instansi terkait, mitra kerja, pelanggan hingga media. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi forum untuk saling bertukar informasi, pengetahuan serta inisiatif dari berbagai pihak terkait ketenagalistrikan dan komponen pendukungnya di Provinsi Jateng.

Bupati Demak, H. M. Natsir menyambut baik acara pertemuan Multi Stakeholder Forum ini dan mengharapkan listrik menjadi motor penggerak ekonomi dan pembangunan di kabupaten Demak.

“Terima kasih PLN telah mendukung Kabupaten Demak Menjadi Kabupaten ramah investasi. Saya berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi seluruh pihak, termasuk investor. Karena jika semakin banyak investor yang masuk dan memanfaatkan infrastruktur listrik di Demak maka pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak penerangan jalan umum (PJU) juga ikut naik. Hal ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0716/Demak, Letkol Inf Abi Kusnianto menyampaikan kesan dan harapan bagi PLN Demak.
“PLN saat ini semakin smart, mau membuka komunikasi yang positif dengan stakeholder maupun Forkopimda, semakin banyak layanan yang diberikan dengan respon yang cepat. PLN pun turut menyampaikan info pemeliharaan jaringan. PLN terus pertahankan yang sudah baik, tingkatkan pelayanan disertai inovasi yang ada di zaman now dengan kemudahan digital,” harapnya.

Menambahkan Manager PLN UP3 Demak, Ahmad Samsuri menyampaikan bahwa acara Multi Stakeholder Forum bertujuan membangun sinergi antar stakeholder bagi kemajuan kelistrikan di kabupaten Demak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi forum untuk saling bertukar informasi, pengetahuan serta inisiatif dari berbagai pihak terkait ketenagalistrikan dan komponen pendukungnya di wilayah Kabupaten Demak.

“Acara ini diharapkan memberikan kontribusi bagi terciptanya iklim investasi yang menggiurkan di wilayah kabupaten Demak. Pada tahun 2018, pertumbuhan energi listrik di kabupaten Demak sebesar 5,58% lebih besar dari pertumbuhan energi listrik nasional sebesar 5,15%. Tentu saja peningkatan pertumbuhan  ini akan meningkatkan PAD. Tampak pada penerimaan PPJ yg meningkat tahun 2018 dari tahun sebelumnya sebesar 12,77% atau Rp. 5,38 M. Dan sampai dengan Agustus 2019 saja sudah meningkat Rp. 4,4 M (15,03%) dari PAD tahun lalu dalam periode yg sama. Kami melihat masih banyak potensi dan peluang bagi peningkatan PAD di Kabupaten Demak yang akan disampaikan dalam presentasi nanti. Demikian pula Ratio Elektrifikasi kabupaten Demak di tahun 2019 ini telah mencapai 100% dari tahun sebelumnya 98,75 %, dimana jumlah pelanggan listrik rumah tangganya telah mencapai jumlah KK di kabupaten Demak. Semoga ke depan atas kerjasama, bantuan dan peran stakeholder, indikator – indikator kelistrikan dan pertumbuhan ekonomi membawa kesejahteraan nyata masyarakat di kabupaten Demak,” tambahnya.

PLN selalu berusaha memberikan informasi dan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan dan masyarakat. Oleh karena itu pada kesempatan ini para peserta forum dapat menyampaikan umpan balik terhadap pelayanan PLN sehingga PLN dapat memberikan yang terbaik kepada pelanggan dengan menjaga kualitas layanan dan keandalan.

Sinergi antara PLN, pemerintah sebagai regulator dan para investor/pengusaha dalam menggerakkan roda perekonomian diharapkan dapat memberikan manfaat yang baik bagi pertumbuhan ekonomi.(Awg/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed