METROPOS.id, Sukoharjo – Laka air terjadi di sebuah embung yang berada di Dukuh Banaran Desa Serut Kecamatan Nguter. Dua bocah laki – laki ditemukan sudah tak bernyawa diduga tenggelam di embung tersebut, Kamis (12/12/2019) sekira pukul 10.00 WIB.
Informasi yang didapat menyebutkan jika korban bernama Bima Wahyu Saputra (10) dan Hafiz Al Huda, keduanya merupakan warga desa setempat hanya beda rukun tetangga (RT).
Kedua korban diduga terpeleset saat tengah bermain di tepi embung tanpa diketahui orang tuanya. Lantaran tak bisa berenang sehingga mereka tenggelam.
Keterangan saksi mata awal ditemukannya korban, Nur Khotimah (40) warga setempat menyebutkan melihat dua sepeda di dekat embung namun tidak mengetahui siapa pemiliknya.
Kemudian ia memberitahukan temuan sepeda tersebut kepada warga lain dan lantas melakukan pencarian di sekitar embung. Selain itu, mereka juga melaporkan ke pemerintah desa setempat dan diteruskan ke Polsek Nguter.
Dibantu relawan dari SAR Kabupaten Sukoharjo, pencarian diembung pun dilakukan hingga tak berselang lama kemudian, korban satu persatu ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Sekitar pukul 10.20 WIB, ada perangkat desa yang lapor ke SAR Sukoharjo yang kemudian datang ke lokasi untuk mencari pemilik sepeda. Kami juga menerjunkan petugas ke lokasi untuk membantu pencarian,” kata Kapolsek Nguter, AKP Banuari.
Korban pertama ditemukan sekira pukul 10.30 WIB adalah Bima. Jasadnya terlihat mengambang dan langsung dievakuasi warga. Sedangkan korban kedua, Hafiz ditemukan oleh tim SAR dan petugas lain sekitar pukul 11.50 WIB.
“Kedua korban kemudian dilakukan outopsi luar oleh petugas rumah sakit sebelum akhirnya diserahkan pada keluarga masing-masing. Dugaan sementara terpeleset saat bermain di sekitar embung,” pungkas Kapolsek (Naura/Red).







Komentar