oleh

Air Hujan Rendam Dua Desa di Wilayah Kunduran – Blora

METROPOS.ID, Blora – Hujan deras selama 2 jam yang mengguyur Kec.  Kradenan membuat sebagian wilayah terendam air. Beruntung, tidak mengakibatkan kerusakan serius dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Ds. Plosorejo dan Ds. Sonokidul, Kec. Kunduran adalah desa terdampak tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut, Minggu (2/2/2020).

Air setinggi 30 cm hingga 100 cm menggenangi lingkungan dan pemukiman warga. Puluhan rumah warga di 2 desa tersebut tergenang air luapan sungai rowo anak sungai kali lusi.

Tim Reksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Agung Triyono, menyampaikan, hasil pantauan hujan lebat terjadi sekira pukul 13.00 WIB dalam durasi waktu yang cukup lama. Sehingga mengakibatkan sungai rowo anak sungai lusi meluap lantaran tidak mampu menampung debit air, sekira pukul 15.00 WIB.

Adapun wilayah terdampak, berada di RW 1 Dsn. Roworejo, Ds. Plosorejo, terdapat 42 rumah warga tergenang air. Jalan desa sepanjang 1 km terendam banjir dengan ketinggian antara 20 cm sampai 100 cm. Sedangkan di Ds. Sonokidul, sebanyak 13 rumah terendam banjir, karena ketinggian air mencapai 30 cm sampai 50 cm. Jalan utama kecamatan sepanjang 1 km terendam banjir dengan ketinggian air 50 cm.

Sementara itu, Sunardi (40), warga Ds.  Plosorejo, menuturkan jika hujan terjadi selama 2 jam di desanya membuat Sungai Rowo tak mampu menampung debit air.

“Kalau hujan lebat memang banjir. Tapi ini paling parah sejak beberapa tahun terakhir ini,” tuturnya.

Menurutnya, itu karena ada penyempitan kali.

“Karena ulah tangan-tangan jahil. Dulu lebar, sekarang sempit. Jadi air meluap,” ujarnya.

Sekira pukul 19.00 WIB, menurut dia, masih ada sejumlah rumah warga yang digenangi air. Tim dari BPBD Blora juga masih berada di lokasi banjir. (Fa/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed