METROPOS.ID, Boyolali – Fitriyani (32) warga Dk/Ds. Sampetan, RT 05/04, Kec. Gladagsari, tak berkutik saat di grebeg aparat Polsek Ampel, sedang memproduksi ayam tiren (ayam mati kemarin) dibelakang rumahnya, Senin (27/1/2020) kemarin.
Dalam keterangannya Kapolres Boyolali, AKBP Rachmad Nur Hidayat melalui Kapolsek Ampel, AKP Margono mengungkapkan, berawal dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas warga yang memproduksi ayam tiren. Sehingga pihaknya langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. Alhasil pengusaha tiren tersebut langsung di tangkap guna penyelidikan lebih lanjut.
“Pelaku kita tangkap, dan mengaku memiliki usaha ayam tiren sudah berjalan 5 bulan. Dan saat di grebeg pelaku sedang mengolah 100 ekor ayam tiren yang di campur dengan bahan kimia ke daging ayam tersebut,” ungkapnya, Senin (3/2/2020).
Margono menjelaskan bahwa pelaku sudah memproduksi ayam tiren dari bulan September 2019 lalu, sedangkan bangkai ayam di dapatnya dengan cara berkeliling yakni mendatangi langsung beberapa kandang ayam dan bilang kepada penjaga meminta ayam yang sudah mati untuk makan lele dan anjing.Oleh pelaku bangkai ayam tersebut tidak di beli melainkan hanya memberi upah rokok kepada penjaga kandang.
“Setelah sampai dirumah ayam tersebut, langsung di olah terlebih dulu di bersihkan bulunya dengan menggunakan mesin pencabut bulu.Setalah itu dipotong – potong lalu dicampur dengan bahan kimia,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, kini ratusan daging ayam tiren sudah dimusnakan oleh petugas, karena berbau busuk.
“Kami langsung melakukan pemusnahan ratusan daging ayam tiren. Saat ini pelaku sudah diamankan jajaran Polres Boyolali,” imbuhnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Mulyanto, membenarkan pelaku sudah diamankan di Polres Boyolali.
“Dari temuan kasus ini, kami masih menindaklanjuti dan menelusuri apakah ada pelaku lain atau tidak. Kami juga masih mencari dan menanyai saksi yang lain,” kata Mulyanto.
Sementara itu selain Pelaku petugas juga mengamankan barang bukti berupa mesin pencabut bulu ayam, mesin pendingin, sepeda motor, satu bungkus kunir, cairan kimia, tawas, 18 ekor ayam tiren besar, 86 ekor ayam tiren kecil, 105 potongan ayam tiren yang sudah dipotong. (Mul/Red).











Komentar