METROPOS.ID, SUKOHARJO – Puluhan wartawan dari berbagai media di Solo Raya mengikuti rapid test atau tes cepat untuk memastikan kondisi kesehatannya, sekaligus sebagai upaya memutus rantai penularan wabah COVID -19 di daerah.
Rapid test yang difasilitasi anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Eva Yuliana bekerjasama dengan Biddokkes Polres Sukoharjo ini, bertempat di Ponpes Al-Muayyad, Dk. Windan, Ds. Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Kamis (23/4/2020).
Wartawan yang disebut Eva dengan bahasa, “Dulur – Dulur Media” diketahui memilki mobilitas tinggi dengan banyak bertemu orang dari berbagai lapisan. Oleh karenanya menjadi sasaran prioritas untuk diajak ikut rapid test sekaligus untuk memastikan kondisi kebugarannya.
“Berawal dari rasa geregetan saya melihat kondisi saat ini. Saya nggak tahan untuk terus diam. Nah kebetulan saya mempunyai akses untuk mendapatkan alat tes (Rapid Test) produksi China. Alat ini sesuai referensi Kemenkes dengan tingkat akurasinya mencapai 90%,” papar Eva.
Mengingat ketenangan masyarakat dalam menghadapi situasi wabah COVID -19 saat ini salah satunya banyak dibantu oleh pemberitaan media, maka wartawan sebagai ujung tombak penyaji informasi sangat tepat jika dilakukan rapid test.
“Karena ketenangan pada masyarakat juga banyak dibantu oleh teman – teman media ini. Saya berharap media bisa memberi keterangan yang baik untuk membuat masyarakat tenang,” pintanya.
Rasa tegang dan takut sempat menghantui sejumlah awak media sesaat akan menjalani rapid test yang berbasis pengambilan sampel darah dari ujung jari ini. Tak butuh waktu lama, tiap peserta setelah diambil sampel darahnya, sekira 5 menit hasilnya langsung dapat terlihat.
“Kalau bicara takut ikut rapid test, saya juga takut. Tapi kalau takut ketemu takut, jadinya malah berani. Maka nggak perlu takut rapid test,” tegas Eva memotivasi para wartawan agar semua berani ikut rapid test.
Alhasil, dari sekira 50 lebih peserta setelah semua di rapid test, termasuk Eva Yuliana beserta seluruh timnya dan sejumlah santri ponpes, didapat hasil bahwa semuanya negatif COVID -19. Namun begitu, semua tetap diminta mematuhi protokol kesehatan selama pandemi COVID -19 masih berlangsung.
Menanggapi kegiatan rapid test ini, Pimpinan Ponpes Al Muayyad, Kyai Dian Nafi menyampaikan apresiasi dan dukungannya, agar semua wartawan yang bertugas dilapangan selama wabah COVID -19 mengikuti test ini.
“Selamat atas rapid test, dan teman – teman media semua “nyengkuyung” (mendukung), ini menunjukkan hal baik. Alhamdulillah, semoga partisipasi kita membawa hal baik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (Naura/Red).







Komentar