METROPOS.ID, PEKALONGAN – Walikota Pekalongan menyatakan data penerima bantuan harusnya menjadi tanggung jawab RT, karena RT yang paling tahu mana warga yang berhak dan mana yang tidak berhak menerima bantuan ini.
“Soal siapa yang dapat dan siapa yang tidak ini menjadi masalah besar, karena bisa juga RT kerja dan tidak kerja mestinya yang tahu persis RT,” terang Saelany.
Triyono Ketua RT 03 RW 01 Kel. Tirto, Pekalongan Barat, menyayangkan pernyataan Walikota Pekalongan soal data penerima bantuan tersebut. Karena sesuai perintah lurah, ia sudah mendata semua warga kecuali yang PNS.
“Saya sudah mengajukan 84 KK kepada pihak kelurahan, namun yang mendapat bantuan hanya 27 KK,” terang Triyono.
Dirinya juga menyayangkan dari 27 warganya yang dapat bantuan ada yang kategori mampu, padahal ada warga yang benar – benar miskin dan sangat layak mendapat bantuan.
“Ada janda anak 3 kerjanya juga buruh nyolet batik malah tidak dapat bantuan. Sangat disayangkan tidak menerima bantuan,” ungkapnya.
Selain itu Triyono juga menyesalkan kenapa saat verifikasi tidak melibatkan RT. (Mit/Red).











Komentar