METROPOS.ID, PEKALONGAN – Diduga akibat sakit stroke menahun, seorang pemuda warga Pekalongan pada Minggu (31/5/2020) pagi nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ironisnya, korban memilih gantung diri di mushola yang tak jauh dari rumahnya.
Korban diketahui bernama Slamet Riyanto (36), warga Kel. Poncol Gg. Anggrek, Kota Pekalongan.
Peristiwa naas tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah anak-anak yang tengah bermain balon udara, disekitar lokasi kejadian. Anak-anak tersebut kaget saat melihat korban sudah menggantung di tempat wudhu mushola, dengan seutas tambang. Oleh pihak keluarga dibantu warga, korban akhirnya di evakuasi.
Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Junaedi membenarkan peristiswa tersebut.
“korban sebelumnya terlihat berolahraga di lapangan setempat,” terangnya.
Sementara itu oleh petugas, korban akhirnya dibawa ke kamar Jenazah RSUD Bendan untuk dilakukan visum. Hasilnya, tidak ditemukan luka lain, selain memar dibagian leher korban akibat jeratan tali. Korban selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan. (Mit/Red).









Komentar