oleh

Banjir Bandang Hancurkan Rumah Dan Jembatan Provinsi di Simalungun

METROPOS.ID, SIMALUNGUN – Banjir bandang yang terjadi sejak pukul  19.30 WIB, sampai dinihari di Kab. Simalungun persisnya di Nagori Rambung Merah, Kec. Siantar mengakibatkan rumah warga hancur. Bukan itu saja jembatan Provinsi yang terletak di jalan Ulakma Sinaga Simpang Karang Bangun juga di hantam air bah tersebut, Kamis, (4/6/2020).

Namun dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, sebab malam itu warga langsung bergerak cepat mengatasi meluapnya air kiriman dari Gunung.

Sesaat warga sempat panik karena rumahnya digenangi air sampai ular masuk kedalam ruangan tamu. Hal itu dikatakan Pangulu Rambung Merah Kec. Siantar Martua Simarmata kepada awak media ini dilokasi kejadian sambil menunjukkan masyarakat bergotong royong mengatasi lorong yang ditumbuhi pohon penyumbat air yang lewat dari jembatan Provinsi.

“Saya sebagai Pangulu telah kordinasi dengan PSDA Simalungun, dan PSDA Provinsi Sumatra Utara tentang Bencana ini, tapi belum ada tanggapannya”, ujarnya.

“Bukan hanya itu pihak perumahan Rambung Merah Residen juga telah dihubungi melalui stafnya juga belum datang padahal bangunannya terancam longsor”, lanjutnya.

Pangulu juga mengatakan, Camat Siantar, Daniel Silalahi juga baru datang meninjau rumah warga yang longsor termasuk Jembatan Provinsi Sumatra Utara.

Menurut Warga Rambung Merah R. Sinaga mengatakan bahwa banjir bandang yang meluapnya sampai kejalan umum karena airnya
tak mampu melewati arus jalannya sebab terganggu badan Rumah yang dibangun dipinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sementara itu Ketua LSM Halilintar Sumut S. Tambak, SH menanggapi banjir bandang yang hancurkan rumah warga, di sebabkan karena bangunan disekelilingnya memanfaatkan tanah diwilayah daerah pinggiran sungai termasuk perumahan Rambung Merah Residen. (Syam Hadi/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed