METROPOS.ID, KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 8 personel Brigadir Remaja Polresta Pekalongan lulusan Sekolah Brigadir Polisi Tugas Umum T.A. 2019 mengikuti Upacara Penutupan Pembinaan Tradisi Pembaretan di Halaman Mapolresta. Tradisi ini ditandai dengan penyiraman air kembang kepada para Bintara Remaja yang dilakukan oleh Kapolresta Pekalongan AKBP Egy Andrian Suez, S.H., S.I.K., M.M, Senin (20/7/2020).
Secara simbolis Kapolresta Pekalongan AKBP Andrian Suez memakaikan baret kepada perwakilan Bintara Remaja. Para personel Brigadir itu baru saja menyelesaikan pembinaan tradisi pembaretan dengan menjalani beberapa pelatihan seperti lintas medan selama 2 hari perjalanan di mulai dari Polresta Pekalongan, menuju Petung Kriyono Kab. Pekalongan berakhir di Pantai Sari dengan berjalan kaki. Selain itu mereka juga diajarkan kembali teknik beladiri, taktik penggerebegan, dan beberapa game kerjasama tim.
Terkait kegiatan pembinaan tradisi pembaretan ini Kapolresta Pekalongan menyampaikan bahwa pembinaan tradisi tahun ini dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar.
Kapolresta juga menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya pembaretan tersebut yakni guna membentuk sikap dan tanggung jawab para personel karena akan membawa konsekuensi beberapa tuntutan pelaksanaan tugas yang lebih besar.
“Dengan pembinaan tradisi pembaretan ini, dapat meningkatkan kualitas personel bintara remaja dan akan meningkatkan kuantitas anggota Polri yang profesional”, terang Kapolresta.
Kepada para Bintara Remaja Kasat Sabara Kompol Sumarjo,SH berpesan agar selalu meningkatkan kewaspadaan guna menyikapi perkembangan situasi saat ini serta dapat mengantisipasi gejolak sosial yang ada di masayarakat.
Usai upacara penutupan, Kapolresta diikuti para Pejabat Utama Polresta Pekalongan memberikan selamat kepada Bintara Remaja dan menekankan harapan untuk memantapkan tekad, dedikasi, loyalitas, dan prestasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
(Mit/Red)











Komentar