METROPOS.ID, KAB. PEKALONGAN – Event Invitasi Petanque UMPP Cup 2020 Berhasil menyedot animo atlet dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Karisidenan Pekalongan saja, namun luar provinsi bahkan luar pulau juga ikut ambil bagian.
Pertandingan yang diadakan di HW Sport Center Pekajangan diikuti total 62 atlet. Mereka berasal dari Kab. Pekalongan, Tegal, Tasikmalaya, Kota Pekalongan dan bahkan dari Samarinda, Kaltim (Kalimantan timur). Rencananya kegiatan akan di helat selama 2 hari dari hari Sabtu – Minggu, (19-20/9/2020).
Salah satu atlet asal Samarinda, Kaltim Aris Ariyadi mengaku dirinya mengikuti kegiatan karena ingin mengembangkan olahraga petanque di Kaltim.
Menurutnya olahraga ini belum populer disana dan masih dalam tahap pengembangan.
“mumpung ada kesempatan saya ikutan, nanti ilmu dari sini akan saya kembangkan disana. Semoga cabor petanque bisa cepat berkembang, ilmu bisa saya dapat disini, dan pandemi bisa cepat berlalu sehingga kejuaraan petanque baik lokal, regional maupun nasional bisa cepat dilaksanakan,” pintanya.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat dikonfirmasi usai membuka acara mengatakan, invitasi petanque merupakan yang pertama dilakukan dalam sejarah olahraga di Kab. Pekalongan yang diselenggarakan berkat kerjasama KONI Kab. Pekalongan, UMPP dan Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kab. Pekalongan.
“ini sesuatu yang menggembirakan karena diikuti atlet dari berbagai daerah,” katanya.
Pemda melalui KONI Kab. Pekalongan, lanjut Asip, akan memberikan support untuk memacu kreativitas, suportivitas dan juga silaturahmi diantara pegiat olahraga.
“olahraga membentuk jiwa dan raga yang sehat, jika keduanya sehat maka akan melahirkan manusia yang berguna, manusia yang mempunyai jiwa membangun dan tidak mementingkan diri sendiri,” papar Bupati.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kab. Pekalongan Eko Ahmadi menuturkan, invitasi bersifat open atau terbuka yang merupakan salah satu embrio bagi penghoby olahraga petanque untuk membuat klub khususnya di seluruh kecamatan di Kab. Pekalongan.
“saya mengucapkan terimakasih kepada Fopi dan UKM petanque UMPP yang telah mengadakan event ini. Sebagai cabor baru petanque harus bisa tersosialisasikan,” ujarnya.
“Peningkatan prestasi harus dimulai dari kegiatan seperti ini, petanque butuh sosialisi latihan dan kompetisi. Semoga petanque bisa menjadi olahraga unggulan di Kab. Pekalongan,” harapnya. (Mit/Red).











Komentar