Paslon bupati – wakil bupati Sukoharjo nomor urut 2, Joko Santosa – Wiwaha Aji Santosa (JosWi) saat tanda tangan kontrak politik dengan pendukung beberapa waktu lalu (foto Naura)
METROPOS.ID, SUKOHARJO – Tim Pemenangan pasangan calon (paslon) bupati – wakil bupati nomor urut 2, Joko Santosa – Wiwaha Aji Santosa (JosWi) bakal menurunkan ribuan relawan yang tergabung dalam Satgas Anti Politik Uang untuk mengawasi proses masa hari tenang hingga saat pemungutan suara 9 Desember mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan JosWi, Eko Sapto Purnomo, bahwa jumlah satgas yang dikerahkan untuk memantau tahapan selama 3 kohari masa tenang hingga pemungutan dan penghitungan suara mencapai sekira 2.000 orang.
“Ini tujuannya tidak untuk apa-apa. Hanya sebatas mengawal agar jalannya Pilkada berjalan dengan fair, tanpa kecurangan,” kata Eko kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).
Memasuki masa tenang, Eko mengatakan, pihaknya sekarang sudah lepas baju sebagai tim kampanye JosWi, oleh karenanya, ia mendorong masyarakat ikut berpartisipasi bersama – sama mengawasi, melacak, memonitor masa – masa krusial Pilkada Kab. Sukoharjo hingga hari H pemungutan suara.
“Bila perlu masyarakat ikut memburu, menangkap pelaku politik uang untuk dilaporkan kepada pihak berwenang supaya bisa diproses hukum,” tegasnya.
Dijelaskan Eko, selain satgas anti politik uang yang diturunkan merata di semua wilayah, pihaknya juga sudah membekali saksi yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan pelatihan untuk mengantisipasi potensi kecurangan, yakni, penggelembungan suara.
“Mereka kami bekali aplikasi untuk membuat laporan secara real time. Nanti setiap pergerakan kotak suara akan kami kawal. Mulai dari TPS, desa, kecamatan, hingga ke tingkat kabupaten,” ujarnya.
Dengan rasa optimis berdasarkan survey internal, Eko mengatakan kemenangan bakal diraih paslon JosWi. Untuk itu, ia mengingatkan semua pihak jangan sekali – kali melakukan upaya merusak demokrasi dengan melakukan kecurangan- kecurangan.
“Kami optimis, Insya Allah berdasarkan survey internal, JosWi menang di 75 % dari 12 kecamatan yang ada di Sukoharjo. Selisih angka kemenangan hampir 2 digit besar,” paparnya.
Kepada semua pihak yang selama masa kampanye telah membantu dalam bentuk apapun, ia tak lupa mengucapakan terimakasih. Karena paslon JosWi yang memiliki banyak keterbatasan mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat.
“Dari sisi JosWi, kami melihat sebuah lompatan yang luar biasa dari masyarakat dalam memberikan dukungan. Mereka mau iuran dengan berbagai cara untuk kegiatan kampanye,” imbuhnya.
Sementara, Ketua Relawan Gotong Royong, Agus Tri Raharjo yang ikut mendampingi menegaskan, jika nanti JosWi memimpin Sukoharjo tidak amanah, maka pihaknya akan menjadi garda terdepan untuk mengingatkan, bila perlu dengan unjuk rasa.
“Akan kami demo jika dalam menjabat tidak seperti janji – janjinya. Demo akan kami lakukan, seperti yang pernah kami lakukan terhadap bupati yang sekarang,” tandasnya. (Naura/Red).











Komentar