oleh

Babinsa Sidorejo Ingatkan Posyandu Harus Terapkan Prokes

Babinsa dan Bhabinkamtibmas saat melakukan pendampingan di Desa Sidorejo, Kec. Karangawen

METROPOS.ID, DEMAK – Posyandu Sidoasih 6, di Dk. Cabean Lor, Ds. Sidorejo, Kec. Karangawen di dampingi Babinsa Koramil 13/Karangawen Serda Ahmad Jumadi dan Bhabinkamtibmas Bripka Mukibin, Senin (21/12/2020).

Pendampingan kepada Bidan Puskesmas Karangawen I, Sri Sulistyowati dan Dyah Murtiningrum kali ini dalam memberikan imunisasi pentavalen (DPT-HB-Hib), imunisasi Polio dan timbang badan serta tinggi badan.

Diketahui, imunisasi pentavalen (DPT-HB-Hib), merupakan kombinasi dari vaksin DPT, HB, dan Hib. Untuk DPT sendiri merupakan vaksin yang digunakan untuk mengurangi risiko penyakit difteri, pertusis dan tetanus. Dan HB merupakan vaksin untuk mengurangi risiko penyakit hepatitis B.

Sedangkann pemberian vaksin polio bertujuan untuk menghindari penyakit polio atau poliomyelitis yang menyerang saraf. Virus penyebab infeksi polio hidup di tenggorokan dan saluran usus yang dapat disebarkan melalui kontak cairan ataupun tinja. Polio dapat menyebabkan kelumpuhan organ tubuh, bahkan kematian.

“Polio termasuk dalam imunisasi anak yang wajib diberikan sebelum bayi berusia 6 bulan, bersamaan dengan vaksin hepatitis B, DPT, dan HiB,” ungkap Serda Ahmad Jumadi disela-sela pendampingannya.

Jumadi mengaku, dalam upaya memelihara kesehatan, memantau pertumbuhan dan mencegah penyakit menular khususnya anak Balita di wilayah desa binaan, pihaknya akan selalu mendukung dan berupaya membantu bidan desa dalam setiap pelaksanaan kegiatan Posyandu. Hal ini merupakan bagian dari pembinaan wilayah dalam membangun manusia Indonesia yang sehat dan kuat.

Kami selaku Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan terus mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan Posyandu di wilayah Ds. Siderejo oleh UPT Puskesmas Karangawen I,” sambungnya.

Dirinya juga mengingatkan, agar dalam pelaksanaan imunisasi tetap mengacu pada Prokes. Menggunakan masker, jaga jarak aman dengan orang lain, dan cuci tangan menggunakan sabun.

“Jangan sampai, kegiatan Posyandu ini menjadi cluster baru penyebaran COVID -19. Untuk itu kami menghimbau agar tetap patuhi Prokes, guna meminimalisir penyebaran virus,” pungkasnya. (Adi/Dim/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed