oleh

Bersama TNI dan Polri, Pemkab Sukoharjo Galakkan Operasi Yustisi Penegakan Prokes

Ops Yustisi penegakan prokes gabungan Satpol PP Sukoharjo, Koramil 09/Grogol dan Polsek Grogol di depan Pasar Grogol Sukoharjo (foto. Kodim 0726/Sukoharjo)

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo bersama TNI dan Polri menggencarkan Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) menindaklanjuti surat edaran Nomor : 400/ 061/2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat ( PPKM) untuk pengendalian penyebaran COVID -19.

Perpanjangan PPKM di Sukoharjo hingga tanggal 8 Februari dilakukan karena dari pelaksanaan PPKM sebelumnya belum berpengaruh secara signifikan terhadap upaya penurunan kasus COVID -19 di wilayah Kota Makmur.

Pada tahap kedua pada pelaksanaan perpanjangan PPKM kali ini, di Kec. Grogol operasi pendisiplinan dan penegakan Prokes gabungan Koramil 09/Grogol, Polsek Grogol dan Satpol PP Sukoharjo semakin gencar dilakukan.

“Seperti kemarin (Senin-Red) Operasi Yustisi gabungan sengaja menyasar di depan Pasar Grogol Sukoharjo,” jelas Camat Grogol, Sukoharjo, Bagas Windaryatno, Selasa (2/2/2021).

Dalam operasi ini, petugas berhasil menjaring 18 warga yang melanggar prokes, terutama tidak mengenakan masker, atau sudah memakai masker namun kurang sempurna. Dari operasi ini diketahui kesadaran masyarakat untuk melaksanakan prokes masih rendah.

“Hal ini menjadikan bahan evaluasi kami untuk kemudian melakukan pengetatan dan penegakan prokes secara tegas dengan langsung mengeksekusi denda bagi pelanggar prokes di tempat umum, seperti di pasar dan di jalan raya,” ujarnya.

Bagas menyebut, angka COVID -19 di Sukoharjo utamanya di Kec. Grogol kecenderungannya masih naik turun, sehingga pihaknya berupaya keras untuk mengedukasi masyarakat disamping melaksanakan penegakan pendisiplinan prokes. Penegakan disiplin dalam sehari bisa 2 hingga 3 kali Operasi Yustisi.

“Kami bersama Polri dan TNI di daerah akan ikuti arahan Presiden, lebih mengoptimalkan dan lebih fokus pada penegakan disiplin sesuai peraturan. Disamping itu, edukasi dan sosialisasi melalui Pemerintah Desa, dan Satgas Jogo Tonggo sebagai garda depan akan terus kami dorong,” tandasnya.

Senada dengan Camat Grogol, Danramil Grogol, Kodim 0726/Sukoharjo Kapten Inf Kurniawan Jayadi berharap agar wabah COVID -19 segera berakhir. Selain itu pihaknya selama ini terlibat aktif bersama jajaran Forkompimcam di wilayah Kec. Grogol.

“Dalam setiap kegiatan, personil TNI bersama Polri selalu hadir untuk bersama – sama menekan penularan wabah COVID -19, termasuk dalam Operasi Yustisi yang di laksanakan setiap saat,” pungkasnya. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed