oleh

Perang Lawan COVID -19, Polisi Sukoharjo Ikut Blusukan ke Pasar Bagikan Masker

Kapolsek Baki, Polres Sukoharjo AKP Riyadi Supriyadi membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung pasar tradisional (Foto Naura)

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kasus positif COVID -19 di Kab. Sukoharjo belum juga turun dari zona merah. Mensikapi itu Polres Sukoharjo melalui seluruh Polsek ikut turun tangan membagikan masker di sejumlah pusat keramaian.

Pembagian masker itu dilakukan serentak di 12 titik kecamatan yang ada di Kab. Sukoharjo. Pembagian dilakukan khususnya di pusat keramaian, seperti pasar tradisional, mall, atau lokasi terminal, dan titik rawan keramaian pemicu kerumunan lainnya.

Di wilayah Kec. Baki, anggota Polsek Baki bersama Camat, anggota Koramil Baki dan petugas Satpol PP Sukoharjo, Rabu (3/2/2021), mendatangi pedagang dan pengunjung pasar membagikan masker sekaligus sosialisasi tentang pola hidup 5M selama perpanjangan PPKM.

Mengingat selama PPKM tahap pertama ada tren peningkatan ketidakpatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes), maka penekanan 5M, memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir, dan membatasi aktivitas lebih diintensifkan.

“Untuk Baki potensi kerawanan kerumunan terutama di pasar tradisional dan ada juga mall. Sedikitnya ada 3 titik sasaran kami yakni, pasar Gentan, Pasar Daleman dan Luwes Mall,” kata Kapolsek Baki, AKP Riyadi Supriyadi mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Selain mencegah kerumunan di tempat umum, pencegahan potensi kerumunan lain seperti kegiatan hajatan yang biasa digelar warga juga menjadi prioritas. Sejak PPKM diberlakukan, disebutkan tidak ada lagi hajatan yang menghadirkan banyak tamu, dan penggunaan sound system.

“Sesuai surat edaran dari bupati, kami pastikan tidak ada hajatan. Sudah kami sosialisasikan melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa ke seluruh desa, bahwa sementara hajatan ditiadakan,” tegas Riyadi yang diamini Danramil Baki 08, Kodim 0726/Sukoharjo, Kapten Arh Tavip Joko Sukoco.

Sementara Camat Baki, Roni Wicaksono yang ikut memimpin kegiatan menyampaikan, tujuan pembagian masker dan sosialisasi adalah untuk mendisiplinkan masyarakat karena dari 12 kecamatan di Kab. Sukoharjo, Baki menempati urutan ketiga terbanyak kasus positif COVID -19.

“Selama PPKM ini, Alhamdulillah untuk pemakaian masker sudah mencapai 90%. Memang, kadang masih ada yang asal – asalan memakai masker atau tidak sepenuhnya menutup hidung, bahkan ada yang hanya dikalungkan di bawah dagu. Nah, itu yang kami disiplinkan,” ujarnya.

Selaku bagian dari Satgas COVID -19 Kab. Sukoharjo di tingkat kecamatan, Roni dalam kesempatan ini juga mengingatkan kepada para pedagang pasar tentang pentingnya menerapkan pola 5M dengan ketat agar terhindar dari penularan virus Corona.

“Jadi tugas mendisiplinkan ini tidak hanya dilakukan oleh Satgas saja, tapi masyarakat juga kami minta ikut berperan aktif supaya saling mengingatkan. Kalau di pasar, pembeli bisa mengingatkan pedagang begitu pula berlaku sebaliknya,” tutup Roni.(Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed