oleh

Sistem Contra Flow, Disebabkan Jembatan Penghubung Kab. Pekalongan – Pemalang, Ambles

Amblesnya jembatan penghubung menjadi tontonan warga setempat

METROPOS.ID, PEKALONGAN – Jajaran Polres Pemalang mendadak menyiagakan anggotanya mengamankan arus lalu lintas karena Jembatan penghubung Pemalang dengan Kab. Pekalongan, tepatnya jembatan Rembun-Ulujami, ambles, Kamis (4/2/2021).


Dalam mengurai kemacetan akibat amblesnya jembatan Rembun pada jalur A, Kamis (4/2/2021) malam, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho turun langsung untuk memimpin personilnya.


“Ada 2 jalur pada Jembatan Rembun itu, yakni jalur A dan jalur B, jalur A yang mengalami ambles merupakan jalur dari arah timur ke barat, sebaliknya jalur B merupakan jalur dari arah barat ke timur,” ungkap Ronny, Jumat (5/2/2021).


Sistem contra flow diberlakukan saat ini guna mengatasi kemacetan, namun kendaraan yang melintas di jembatan Rembun pada jalur B hanya untuk mobil kecil.


Pihaknya juga menegaskan, untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan,  telah koordinasi dengan Polresta Pekalongan, Kab. Pekalongan dan Batang untuk mengalihkan kendaraan roda 4 atau lebih melalui jalur Tol.


“Polres Pemalang saat ini, juga telah mengalihkan kendaraan bersumbu 3 ke atas untuk melalui tol,” katanya.


Guna pengamanan arus lalu lintas pada jalur B jembatan Rembun, Polres Pemalang berkoordinasi dengan Polres Pekalongan.

“Dalam pengaturan arus lalu lintas dari dua arah, kami berkerja sama dengan Polres Pekalongan, karena jembatan Rembun adalah jalur penghubung antara Kab. Pemalang dan Kab. Pekalongan,” pungkas mantan Kapolres Grobogan ini. 


Sementara itu Satuan Kerja Binamarga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng-DIY, hari ini, akan mendatangkan jembatan rangka pengganti dari gudang PUPR Citerep.


Terpisah Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi didampingi Kepala Dinhub Wahyu Kuncoro malam itu juga melakukan peninjauan Jembatan Nasional tersebut.


Jembatan sisi sebelah selatan tersebut amblas sekitar pukul 20.00 WIB Kamis malam dan tidak dapat dilalui kendaraan. Sehingga arus kendaraan dari arah timur (Surabaya) yang melintasi Pekalongan ke arah Barat (Jakarta) melintasi Pemalang dialihkan menggunakan jembatan sisi sebelah utara, kini satu jembatan digunakan untuk dua arah. (Mit/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed