oleh

Angin Puting Beliung Hajar Rumah Di 3 RT di Wringinjajar Hingga Berantakan

Babinsa Serda Somyani saat cek rumah warga yang tersapu angin puting beliung

METROPOS.ID, DEMAK – Sejumlah rumah warga Ds. Wringinjajar, Kec. Mranggen rusak.parah usai di guyur huja lebat dan di terjang angin besar, sekira pukul 03.00 WIB, Senin (8/2/2021) pagi.

Menurut keterangan Babinsa setempat, Serda Somyani, beberapa hari terakhir, hujan terus mengguyur wilayah Kab. Demak. Apalagi di beberapa lokasi, hujan juga disertai hembusan angin puting beliung.

“Akibatnya, ada 3 RT di Ds. Wringinjajar yang rumahnya mengalami kerusakan. Sebagian besar rusak pada atapnya,” ungkap Serda Somyani, yang merupakan anggota Koramil 12/Mranggen (Kodim 0716/Demak) ini disela-sela pengecekan lokasi kejadian.

Ia menceritakan, setelah mendengar adanya kejadian rumah rusak akibat angin puting beliung di wilayah binaannya, dirinya bersama anggota Koramil yang lain, Sertu Sucipto dan Sertu Khoirul serta personel Polsek Mranggen bergegas menuju lokasi Ds. Wringinjajar.

“Ada warga yang menghubungi saya pagi-pagi, mengabarkan kejadian ini. Sehingga selaku Babinsa saya melaporkan ke Danramil, dan menghubungi Bhabinkamtibmas. Selanjutnya personel Koramil dan Polsek bergegas ke lokasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Somyani menjelaskan, atas kejadian bencana alam ini, ada 5 rumah di wilayah RT 02/01 yang rusak, 3 rumah di RT 04/01 dan 21 rumah di wilayah RT 06/04. Kerusakan rumah warga ini kebanyakan rusak pada atap rumah, yakni genteng yang menjadi porak-poranda.

“Untuk korban jiwa, sampai saat ini nihil, dan untuk kerugian materi masih dalam perhitungan,” jelasnya.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada dalam situasi cuaca seperti sekarang ini. Hujan lebat yang disertai angin, menjadikan banjir dan puting beliung menjadi ancaman bagi seluruh warga.

Selain itu, dirinya mengingatkan agar warga rutin mengecek kondisi listrik di rumah. Selalu memastikan kondisi listrik mati saat keluar rumah, dengan tujuan memperkecil resiko terjadinya konsleting listrik akibat adanya rembesan air hujan.

“Kita semua harus waspada, terlebih dengan curah hujan yang cukup tinggi. Segera laporkan ke RT, RW dan Pemdes, apabila ada kejadian yang menonjol seperti ini, agar pihak terkait dapat segera mengambil langkah yang tepat. Semoga musibah ini tidak terjadi lagi, dan kita semua diberikan keselamatan. Amin,” tutup Somyani.

Sementara itu Bukhori, salah seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan, berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban biaya pembenahan dan perehaban kerusakan rumah mereka.

“Harapan kami, di tengah situasi pandemi yang cukup sulit ini, pemerintah membantu meringankan beban kami,” harapnya.

Hadir juga dalam peninjauan dan monitoring bencana alam tersebut, Kades Wringinjajar Sukirman, Wakapolsek Mranggen Iptu Sarengat, Bhabinkamtibmas Aipda Mashadi, Kaur Pemdes Bambang Hermanto, Ketua RW 01 Sakroni dan Ketua RT setempat. (Adi/Dim/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed