Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Widi Prasetijono saat memimpin apel
Pangdam IV/Diponegoro dalam sambutan yang dibacakan Kasdam menyampaikan bahwa apel ini menjadi bukti komitmen TNI mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Jawa-Bali.
Dalam kegiatan ini, Kodam IV/Diponegoro akan mengerahkan 900 Babinsa yang sudah mendapat pelatihan ditingkat TNI, untuk menjadi tracer COVID -19. Sehingga disamping bertugas sebagai penegak disiplin Prokes, para Babinsa tersebut dapat membantu Pemerintah untuk melaksanakan tracing COVID -19 khususnya di wilayah Jateng dan D.I.Y.
“Diharapkann dengan pelaksanaan apel gelar kesiapan vaksinator dan tracer COVID -19 dapat mendukung program yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia beberapa waktu yang lalu,” ungkapnya.
Apel gelar kesiapan tersebut diikuti perwakilan prajurit dari jajaran Kodam IV Diponegoro, Lanal Semarang dan Lanud Adi Soemarmo. Disamping itu juga diikuti para tenaga Vaksinator TNI serta kendaraan ambulan yang akan ditugaskan sebagai Tracer COVID -19. Dengan komposisi ini Pangdam optimis dapat mempercepat penyelesaian pelaksanaan vaksinasi tahap kedua. Sehingga menjadi bagian dari kontribusi nyata seluruh komponen bangsa dalam mengatasi pandemi COVID -19 di Indonesia.
Nampak hadir pada acara tersebut diantaranya, Irdam IV/Dip Brigjen TNI Aby Ismawan, S.E., M.Si. dan Kapok Sahli Pangdam IV/Dip Brigjen TNI Rimbo Karyono, S.I.P., M.M, Danrem 073/Mkt, Para Asisten, Danlanud Adi Soemarmo, Danlanal Semarang dan Kabalak serta Komandan Satuan Jajaran Kodam IV/Diponegoro. (Awg/Dam/Red).












Komentar