Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyambut Henry Indraguna saat membeli sepeda lipat kuning, “Bamsoet Klasik” di Jakarta (foto Istimewa)
Dalam rilis yang diterima awak media di Solo, Selasa (16/2/2021), 10 unit sepeda yang dibeli Henry disebutkan hasil produksi melibatkan sekira 28 UMKM lokal di Bandung, Jawa Barat. Tiap unit sepeda dibanderol dengan harga jual sekira Rp 17,5 juta, dengan kualitas tak kalah dibanding Seli import seperti Brompton, Alex Moulton dan sejenisnya yang memiliki harga jual puluhan hingga ratusan juta rupiah.
“Produksi sepeda dibuat limited edition, terbatas hanya seratus unit. Di setiap unitnya ada nomor seri dari 001 sampai 100. Pembeli juga akan mendapatkan sertifikat otentikasi. Karena jumlahnya yang terbatas, sepeda ini juga bisa dijadikan sebagai investasi,” kata Bamsoet, begitu Ketua MPR RI ini biasa disapa.
Saat menyambut pembelian 10 unit sepeda oleh Henry di Jakarta pada Senin (15/2/2021) kemarin, ia mengaku bersama Animo Indonesia sengaja memproduksi sepeda “Bamsoet Klasik” dengan tujuan mengembangkan pelaku usaha UMKM sepeda, sekaligus mengkampanyekan penggunaan sepeda produksi anak bangsa.
“Sepeda ‘Bamsoet Klasik’ ini memiliki berat sekitar 13 kilogram. Spesifikasi lainnya, frame set dari hi ten dengan shock absorber, brake system u brake, crankset alloy – litepro, handlebar dropbar/flatbar alloy – litepro, gear set shimano claris 8 speed, shifter shimano claris, crank litepro holotech, saddle brooks B17, pedal alloy – litepro, tire 20 inch scwalbe tanwall serta wheel set alloy – raze,” terang pria yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini.
Lebih lanjut dijelaskan, beratnya yang ringan dan bentuknya yang menawan menjadi nilai tersendiri bagi sepeda “Bamsoet Klasik ini. Walaupun mungil, sepeda ini memiliki kekuatan luar biasa, mampu menahan beban hingga 110 Kg. Jadi siapapun dengan berat dibawah 110 Kg bisa menggunakan sepeda ini dengan nyaman dan aman.Sementara, Henry Indraguna turut mengakui kehandalan sepeda kuning lipat ‘Bamsoet Klasik’ yang dibelinya ini. Sebagai penyuka olahraga sepeda, dirinya juga memiliki sepeda lipat terkenal ‘Brompton’ dengan harga sekira Rp 120 juta lebih.
“Ternyata anak bangsa bisa memproduksi sepeda lipat seperti Brompton, dengan harga yang jauh lebih terjangkau namun dengan kualitas yang tetap bagus. Karenanya harus didukung, dengan cara membeli, menggunakan, dan mempromosikan kepada para pecinta sepeda lainnya,” pungkas Henry. (Naura/Red).












Komentar