oleh

Sambangi Sukoharjo, Kapolda Jateng Cek Posko PPKM Skala Mikro Tingkat Desa

Kapolda Jateng Pol Irjen Ahmad Luthfi mengecek keberadaan Pokso PPKM Mikro di Kel. Gayam, Kec/Kab. Sukoharjo (foto Naura)

METROPOS.ID, SUKOHARJO – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengapresiasi kelengkapan fasilitas Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang ada di Kab. Sukoharjo, tepatnya di Kel. Gayam, Kec. Sukoharjo, Selasa (23/2/2021).

“Posko ini merupakan suatu role model atas kebijakan dari pemerintah dalam hal ini Mendagri, terkait penanganan COVID -19 dengan menerapkan PPKM Skala Mikro,” kata Kapolda saat mengecek posko didampingi Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas dan Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan.

Ia menjelaskan, keberadaan Posko PPKM Mikro di tingkat desa/kelurahan sangat efektif untuk memantau penyebaran virus Corona hingga di tingkat RT/RW dengan melibatkan peran TNI dan Polri.

“Zonasinya akan kami perkecil dengan menyertakan TNI/Polri sebagai tracer, pengawas, sekaligus melakukan kegiatan dari yang paling kecil. Utamanya para Babinsa dan Bhabinkamtibmas, karena Polda Jateng memiliki hampir 4.300 Bhabinkamtibmas. Jadi kami mampu mengcover,” paparnya.

Dari hasil pengecekan di posko Kel. Gayam ini, Kapolda menilai sarana dan prasarananya sudah sangat lengkap, diantaranya disebutkan ada peta lokasi penyebaran virus Corona hingga tingkat RT.

“Tadi saya lihat, terhitung mulai tanggal 8 Februari kemarin sampai hari ini (Selasa-Red), warga yang terpapar sudah berkurang, tinggal satu saja. Oleh karena itu saya mengapresiasi atas kerja keras Pak Lurahnya. Saya berharap ini dipertahankan,” pinta Kapolda.

Menurut mantan Kapolresta Solo ini, jika semua Lurah/Kades bisa mengelola penerapan PPKM Mikro melalui posko – posko yang ada di wilayah kerja masing- masing, maka tidak menutup kemungkinan penyebaran virus Corona lambat laun akan berkurang.

“Di India, di Wuhan (China) itu paling efektif menggunakan PPKM Skala Mikro, oleh karena itu kami minta kepada Lurah/Kades untuk tidak segan- segan memanfaatkan keberadaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak untuk mengedukasi masyarakat,” tegasnya.

Setidaknya dengan keberadaan Posko PPKM Mikro di tingkat Desa/Kelurahan untuk memantau seluruh RT/RW di seluruh wilayah Kab. Sukoharjo, harapannya akan ada penurunan sebaran virus secara signifikan.

“Tadi saya mendapat paparan dari Pak Kapolres, sejak PPKM Mikro diterapkan sudah banyak mengurangi paparan virus. Dari semula zona oranye sudah menjadi kuning. Lha nanti kalau dari kuning bisa menjadi hijau, coba nanti desanya dikasih hadiah kambing atau apa jika (zona) hijau semua,” pungkasnya. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed