Wakasatgas Humas AKBP Bronto Budiyono saat memberikan keterangan pers (foto istimewa)
Mobil ambulance rumah sakit (Rumkit) Bhayangkara Palu sudah menyambut di hellypad depan Polda Sulteng dan langsung menerima serah terima 2 jenazah untuk dilakukan Otopsi dan identifikasi oleh tim DVI dan Inavis Polda Sulteng.
Kasatgas Humas Operasi Madago Raya diwakili Wakasatgas Humas AKBP Bronto Budiyono dihadapan media yang telah menunggu di rumah sakit Bhayangkara Palu, mengungkapkan Instalasi jenazah rumkit Bhayangkara Palu, pada pukul 15.30 WITA telah menerima 2 jenazah DPO teroris Poso dari Koopsgabsus TNI dan Satgas Madago Raya.
Bronto juga menegaskan bahwa karena kondisi jenazah sudah membusuk sehingga diputuskan secepatnya untuk dimakamkan secara syariat Islam, kedua jenazah yang sementara ditetapkan sebagai Mr. X.
Dalam kesempatan tersebut AKBP Bronto yang merupakan organik Divhumas Polri yang di BKO kan untuk memperkuat Satgas Humas Ops Madago Raya menyampaikan Apresiasi dari Bapak Kapolda Sulteng kepada masyarakat di daerah operasi yang telah berperan aktif dan berani melawan radikalisme dan terorisme.
“Kedua Kapolda Sulteng selaku Penanggung Jawab Kebijakan Operasi Madago Raya mengharapkan kepada DPO teroris Poso yang masih digunung untuk dengan sukarela menyerahkan diri agar tidak ada korban lagi,” pungkas Wakasatgas Humas Ops Madago Raya ini. (@wg/s@i/red).












Komentar