Salah seorang siswa SD 05 Proyongan, Batang tengah do’ a bersama peduli korban Semeru (foto Kermit)
Metropos.id, Batang – Beginilah suasana hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Proyonggan 05 Batang, Jateng pada Jumat (17/12/2021) pagi.
Ratusan siswa nampak berkumpul di halaman sekolah, dengan tetap menjalankan prokes menggunakan masker, tengah menggelar doa bersama untuk saudara yang terdampak musibah letusan gunung Semeru, di Lumajang, Jatim.
Sejumlah siswa tampak menangis terharu, saat guru pembimbing menceritakan akhir kisah anak dan ibu, Rumini dan Salamah yang menjadi korban erupsi Semeru.
Para siswa menyisihkan uang sakunya, bahkan beberapa diantaranya membawa tabungannya untuk disumbangkan.
Misal saja Aqila, siswa kelas 3 yang membawa tabungan yang sudah dirintis sejak lebaran lalu, untuk disumbangkan kepada korban Semeru.
Kepala Sekolah, Ghonimah menyampaikan, pihak sekolah mengangkat kisah Rumini dan ibundanya Salamah, sebagai bahan edukasi kepada para siswa, untuk tetap taat dan mencintai orang tuanya.
“Selain itu, penggalangan dana ini juga sebagai bentuk guna menanamkan kepekaan para siswa untuk peduli kepada sesama sejak dini,” jelasnya.












Komentar