oleh

Rehab 6 Gedung Sekolahan di Batang Terancam Mangkrak

Salah satu bangunan sekolah yang mangkrak (Foto Kermit)

Metropos.id, Batang – Kondisi Sekolah Dasar Negeri Wonosegoro 02 yang ada di Kec Bandar, Kab. Batang, Jawa Tengah, sangat memprihatinkan, karena tidak terurus selama beberapa bulan terakhir.

Hampir disemua sudut sekolah, rumput-rumput liar tumbuh tak beraturan hingga nampak seperti hutan belantara.

Disebuah papan proyek yang ada didepan pintu masuk, sekolah ini tercatat mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus atau DAK bidang pendidikan tahun 2021 sebesar Rp. 800 an juta rupiah yang diperuntukkan untuk revitalisasi bangunan sekolah yang dikerjakan oleh kontraktor asal kota Cimahi, Jawa Barat.

Namun, hingga berakhirnya masa kontrak 120 hari kalender, 8 gedung kelas di sekolah ini tak kunjung selesai pembangunannya dan terkesan mangkrak.

Tak hanya SD Negeri Wonosegoro 2, ternyata beberapa sekolah lainnya seperti SD Negeri Depok 2, SD Negeri Jambangan, SD Negeri Pejambon dan SD Negeri Plelen 1 juga mengalami hal serupa.

Sekolah-sekolah penerima bantuan tersebut progres pembangunanannya baru mencapai 30 hingga 50 persen.

Muslimin, Kepala Sekolah SD Negeri Depok 02, Kec. Kandeman yang terpaksa mengeluarkan uang pribadinya sebesar Rp. 20 juta rupiah untuk membayar para pekerja, karena para pekerja tak kunjung dibayar oleh kontraktor.

“Saya sudah mengeluarkan uang pribadi untuk membayar tukang yang tidak di bayar oleh pengembang,” ujarnya kepada awak media.

Sementara, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Batang, Yuliyanto saat ditemui diruangannya mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan perpanjangan waktu.

“Dari batas waktu yang di tentukan, yakni 26 desember tahun lalu. Namun, pihak dinas masih berbaik hati dengan memberikan perpanjangan waktu kembali kepada pihak kontraktor hingga 50 hari kedepan untuk menyelesaikan proyek tersebut,” terangnya.

Kedepan, kata Yuli, dinas akan mengambil langkah tegas dengan memasukkan daftar hitam bagi para kontraktor yang tidak menjalankan komitmennya.

Kabupaten Batang sendiri mendapatkan bantuan DAK bidang pendidikan tahun 2021 sebanyak 27 sekolah. Akibat molornya pekerjaan, bangunan gedung sekolah terancam mangkrak dan mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed