Direktur Utama PT. Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris korban laka maut bus wisata di Bantul, DIY (foto Istimewa)
Metropos.id, Sukoharjo – PT. Jasa Raharja menyerahkan santunan kematian kepada 13 ahli waris korban kecelakan maut bus wisata di bukit Bego, Bantul DIY. Penyerahan dilakukan langsung Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono di Balai Desa Mranggen, Polokarto, Sukoharjo, Senin (7/2/2022).
Didampingi Bupati Sukoharjo Etik Suryani, santunan kematian diberikan untuk masing – masing ahli waris terdiri, 9 warga asal Sukoharjo, 3 warga asal Wonogiri, dan 1 warga asal Kota Solo.
“Hari ini kami serahkan santunan pada seluruh korban kecelakaan di Bantul, untuk korban meninggal sebanyak 13 orang masing-masing mendapat Rp 50 juta,” kata Rivan didampingi Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana dan Kepala Cabang Utama Jasa Raharja Jawa Tengah Jahja Joel Lami.
Selain santunan untuk keluarga korban meninggal dunia, Jasa Raharja disebutkan Rivan, juga memberi bantuan kepada 21 korban luka yang masih dirawat di rumah sakit. Masing- masing maksimal Rp 20 juta.
“Kami berusaha merespon cepat disetiap kejadian, kali ini kurang dari 24 jam santunan sudah diterima ahli waris. Sedangkan untuk korban luka masih menunggu tagihan dari rumah sakit,” terangnya.
Dalam kesempatan ini, Rivan juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Polres Bantul atas kinerjanya yang sigap melakukan pendataan dan asesmen korban. Termasuk juga kepada rumah sakit yang merespon cepat dengan memberikan pelayanan perawatan korban luka.
“Atas permintaan keluarga, seluruh korban luka yang masih dirawat dijadikan satu dalam bangsal yang sama,” imbuhnya.
Sementara, Bupati Sukoharjo juga menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai tanda duka cita kepada masing – masing ahli waris korban meninggal yang tercatat sebagai penduduk Sukoharjo sebesar Rp 3 juta dan paket sembako.
“Selaku Bupati dan Pemkab. Sukoharjo, kami mengucapkan duka untuk keluarga dan juga mengucapkan terimakasih atas respon cepat Jasa Raharja, santunan bisa sangat mendukung keluarga yang ditinggalkan,” imbuh Etik.
Sebagai catatan, 13 korban laka maut ini merupakan rombongan karyawan usaha konveksi asal Desa Mranggen beserta anggota keluarganya yang sedang berwisata di daerah Bantul, DIY pada Minggu (6/2/2022). Bus yang mereka tumpangi menabrak tebing bukit Bego, Bantul, DIY, sekira pukul 13.30 WIB. (Naura/Red).












Komentar