oleh

Jelang Ramadan, BPOM bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasi Bahaya Konsumsi Makanan Sembarangan

Sosialisasi BPOM Jateng bersama Komisi IX DPR RI tentang obat yang aman dan zat berbahaya campuran makanan (foto Naura)

Metropos.id, Solo – BPOM Jateng (Badan Pengawas Obat dan Makanan Jawa Tengah) gelar sosialisasi tentang bahaya makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan.

Dalam kegiatan bekerjasama dengan

Komisi IX DPR RI ini, peserta terdiri masyarakat dan pelaku UMKM diberi pemahaman tentang makanan yang aman dan sehat.

“Kami terus melakukan sosialisasi tidak hanya menjelang Ramadan saja,” kata Kepala BPOM Jateng Sandra MP Linthin, di sela acara di Karangasem, Laweyan, Solo, Kamis (10/3/2022).

Secara rutin BPOM melakukan pengecekan sejumlah jajanan dan makanan yang diduga mengandung zat berbahaya, seperti jajanan sekolah, makanan tradisional di pasar, dan makanan tanpa merek.

“Memang ada sanksinya terhadap penggunaan zat berbahaya, tapi kami lebih memilih mengedepankan edukasi lebih dulu,” kata Sandra.

Sementara, anggota Komisi IX, Nabil Haroen menyampaikan, sangat menaruh perhatian besar pada edukasi masyarakat tentang penggunaan obat, utamanya bahan makanan.

“Masih banyak masyarakat Indonesia yang abai dengan penggunaan obat dan bahan-bahan untuk makanan,” ujarnya.

Oleh karenanya, Komisi IX mendukung edukasi mengenai hal itu. Tidak hanya pada konsumen tapi juga kepada pelaku usaha makanan UMKM.

Disebutkan, selama ini masih banyak dijumpai pedagang makanan menggunakan zat pewarna bukan makanan untuk membuat tampilan lebih menarik.

“Memang efek bahayanya bagi kesehatan tidak langsung, tapi akan terakumulasi menumpuk dan itu bahaya sekali, maka kami dukung BPOM terus melakukan sosialisasi khususnya pada UMKM,” tandasnya. (Naura/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed