Sriyanto ‘Kenthir’ melayani pengunjung yang meminta dibuatkan minuman ‘kopi tarik’. (Foto HERU).
Metropos.id, Ungaran – Kabupaten Semarang Expo (Kasmex) 2022 yang digelar di Lapangan Pangsar Jenderal Soedirman Ambarawa belum secara resmi dibuka, namun stan-stan yang dibuka dengan berbagai sajian produk olahan UMKM maupun produk lain mulai didatangi masyarakat atau pengunjung.‘Kasmex 2022’ ini, akan dibuka secara resmi Kamis (20/10/2022) oleh Bupati Semarang H Ngesti Nugraha.
Salah satu stan yang mulai ‘diserbu’ pengunjung adalah stan Kopi ‘Kenthir’ (Kenthel Tur Ireng). Rata-rata pengunjung merasa penasaran dengan nama ‘Kenthir’ yang melekat dan menjadi merk olahan kopi itu. Bahkan, penasaran lainnya adalah sajian minuman khas ‘kopi tarik’.
Sriyanto (48), pemilik dan pengolah Kopi ‘Kenthir’ mengatakan, bahwa meski acara resminya belum dibuka namun stan miliknya mulai ‘diserbu’ pengunjung. Para pengunjung rata-rata merasa penasaran dengan nama ‘Kenthir’ yang digunakannya itu. Selain itu, mereka juga penasaran dengan sajian khas yaitu minuman ‘kopi tarik’.
“Rata-rata pengunjung yang datang di stan saya ini, awalnya menanyakan mengapa menggunakan nama ‘Kenthir’, kok tidak nama lain. Saya katakan bahwa nama Kenthir itu artinya “Kenthel Tur Ireng” dan sajian khas saya adalah ‘Kopi Tarik’. Lalu, pengunjung mendesak meminta dibuatan kopi tarik. Saat membuaat kopi tarik ini, pengunjung lain banyak yang melihat dan langsung memintanya untuk membuatkan,” ujar Sriyanto ‘Kenthir’, dilokasi stan di Lapangan Pangsar Jenderal Soedirman Ambarawa, Kab Semarang, Rabu (19/10/2022) siang.
Ditambahkan warga Dusun Jeruk Legi RT 05/RW 06, Desa Bedono, Kec Jambu, Kab Semarang ini, bahwa sajian olahan Kopi ‘Kenthir’ ini adalah kopi jenis Robusta dari Gunung Kelir, Jambu, Kab Semarang. Selain menyajikan kopi tarik juga menyediakan produk olahan Kopi ‘Kenthir’ dalam bentuk berbagai kemasan.Sejumlah pengunjung yang antre untuk dibuatkan minuman ‘kopi tarik’ mengaku heran dengan apa yang dilakukan oleh Sriyanto ‘Kenthir’ ini. Ternyata, membuat kopi tarik ada prosesnya dan rasanya memang nikmat.
“Saya awalnya penasaran dengan nama Kopi ‘Kenthir’ setiap ada pameran atau bazaar kok selalu ada. Dari rasa penasaran ini, akhirnya saya beranikan diri bertanya dan rasanya seperti apa. Lalu, dijelaskan intinya kata Kenthir itu dan dibuatkan minuman kopi tarik. Dari sini, setiap melihat pameran atau kegiatan apa, selalu saya cari apakah ada stan Kopi ‘Kenthir’. Jika ada pasti saya minta dibuatkan minuman kopi tarik,” kata Kristiana (49) dan Nuryanti (46), keduanya warga Bergas dan Ungaran. (Heru/Red).
Komentar