Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika saat memberikan keterangan pers (Foto s@i)
Metropos.id, Semarang – Polres Semarang terus buru pelaku aksi pelemparan batu di jalur tol Semarang-Solo jalur B yang sempat viral di medsos (media sosial) beberapa hari terakhir.
Hal ini membuat Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika H A, SIK, MH., didampingi Wakapolres Kompol Sigit Ari Wibowo SH., dan Kasat Lantas AKP Dwi Himawan C. SIK, MH, melakukan penyisiran di jalur yang diperkirakan menjadi lokasi pelemparan batu tersebut.
“Dari exit Tol Boyolali hingga Rest Area 456 jalur B tol Semarang-Solo, dilakukan penyisiran, dimana bis dari Solo yang masuk dari pintu tol Boyolali arah Semarang kami berhentikan,” ujarnya.
“Selanjutnya bis tersebut kami isi 3 anggota yang dipimpin 1 Perwira untuk meyusuri jalur yang menjadi titik pelemparan batu,” lanjut Kapolres.
Selain melakukan pemantauan dari dalam bis, Kapolres juga menyampaikan bahwa dengan di back up jajaran Ditreskrimum Polda Jateng Polsek jajaran yang wilayahnya dilalui jalur Tol bersama personil TNI dan warga masyarakat, menyisir jembatan penyebrangan serta jalur pemukiman warga yang terdapat akses berupa jalur roda 2, roda 4 maupun jalur setapak menuju jalur tol.
“Menurut analisa dan evaluasi dilapangan sesuai keterangan korban pelemparan kemarin, ada 3 titik rawan yang menjadi perhatian kami dalam melakukan penyisiran yaitu pada KM 459, 460 dan 462 jalur B tol Semarang-Solo. Dimana pada titik tersebut masuk wilayah Polres Semarang,” urainya.
Menurutnya kegiatan ini akan diintesifkan hingga pagi hari, guna mengungkap pelaku dibalik kejadian serta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan tol. (@wg/s@i/Red).












Komentar