oleh

Korban Cabul Pengasuh Ponpes Di Batang Bertambah 26 Santri

Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun saat memberikan keterangan pers (Foto Kermit)

Metropos.id, Batang – Kasus pencabulan dan persetubuhan anak dibawah umur yang dilakukan oleh pengasuh Ponpes (Pondok Pesantren) di Desa Wonosegoro, Kec. Bandar, Kab. Batang, hingga kini masih terus didalami pihak kepolisian.

Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun saat konferensi pers pada Kamis (4/5/2023) pagi menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut dengan meminta keterangan dari para saksi.

Ironisnya, dari semula korban yang hanya 13, hingga kini terus bertambah hingga mencapai 26 korban. Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini,” ujar Kapolres.

Bahkan, Kapolres mengaku prihatin dengan kejadian ini dan terus merebak hingga ke kasus-kasus baru yang serupa.

Sebut saja kasus yang saat ini menggegerkan warga, yakni kasus pencabulan berupa sodomi yang dilakukan oleh seorang ustad atau guru ngaji kepada belasan santrinya.

“Kami akan segera mengambil langkah dengan cara berkoordinasi dengan Pemda dan stakeholder yang ada, untuk meminimalisir kasus pencabulan yang tengah marak,” tutupnya. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed