oleh

Warga Perum Bukit Jatisari Mijen Qurban 13 Sapi dan 20 Kambing

Masjid Al-Muhajirin Jatisari Lestari, Kec. Mijen Semarang (Foto wb)

Metropos.id, Semarang – Hari raya Idul Adha 1444 Hijriyah/2023 Masehi, di Masjid Al-Muhajirin Jatisari Lestari, Kec. Mijen, Semarang warga Perum Bukit Jatisari Lestari menyembelih hewan Qurban sebanyak 13 ekor sapi dan 20 ekor kambing.

Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban didahului dengan shalat Idul Adha pada pukul 06.15 WIB yang dipimpin imam dan khatib Ustad Ahmad Mushfi, Lc.

Ketua panitia qurban Dwi Suryanto mengatakan ada sedikit peningkatan pada pelaksanaan qurban di tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya 2022.

Namun perbedaan tersebut hanya pada jumlah kambing qurban yang pada tahun 2022 berjumlah 19, ditahun 2023 menjadi 20 ekor. Sedangkan untuk jumlah sapi tidak ada perubahan, namun hanya berubah pada berat sapi sehingga jumlah dagingnyapun ada peningkatan jumlah packingnya.

“Pada tahun ini yang beda adalah secara fisik sapi lebih besar, sehingga setiap satu ekor sapi diperkirakan dapat menghasilkan daging 350 pack, per-packnya 0,8 ons. Dan panitia mentargetkan sebanyak 2500 pack,” ujar Dwi kepada Metropos.id ditengah kesibukannya mengatur jalannya penyembelihan hewan qurban di Masjid Al-Muhajirin Jatisari Lestari.

Adapun pentasarupan (pembagian) daging qurban diprioritaskan kepada warga di Perumahan Jatisari Lestari dan juga kepada pihak luar perumahan sesuai dengan proposal yang masuk sebelumnya.

Namun demikian dikatakan Dwi tak semua proposal dapat dipenuhi dikarenakan kuota yang memang terbatas.

“Yang dari luar, diantaranya ada dari pondok pesantren, Dinas Pendidikan yang ada di Kec. Mijen. Selain itu kita juga sampai ke wilayah Demak, Sayung dan Purwodadi,” ucap Dwi.

Dijelaskan Dwi, pembagian hingga sampai wilayah lain didasarkan pada pangajuan proposal dari pihak-pihak luar sudah diajukan jauh sebelumnya yang disertai dengan alamat dan kontak person yang bersangkutan secara jelas.

“Karena ini sudah rutin kita menerima proposal permintaan daging qurban dari pondok-pondok pesantren jadi kita sudah percaya secara institusi keberadaannya memang ada, dan InShaa Allah tidak ada yang fiktif,” tutur Dwi.

Meskipun secara jumlah kuota belum dapat memenuhi semua proposal yang masuk, namun disampaikan Dwi secara umum pelaksanaan qurban di Masjid Al-Muhajirin Jatisari Lestari berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban, pihaknya senantiasa melakukan evaluasi setiap tahunnya agar dapat terlaksana efektif, efesien.

“Kebetulan Idul Adha tahun ini tidak ngepasi hari Jumat, jadi secara fisik kita tidak terlalu terforsir tenaga. Dan untuk tahun ini kita sudah menggunakan sistim baru seperti yang ada dipabrik-pabrik, yaitu satu sapi setelah disembelih langsung dikelet, dan pisahkan antara tulang dan daging, lalu ditimbang, pengemasan (packing) dan langsung didistribusikan. Disini ada 7 tim sesuai dengan tugasnya masing-masing, jadi lebih efektif pengerjaannya dan ditargetkan sebelum Shalat Ashar sudah selesai semua,” beber Dwi.

Kedepan Dwi bersama pengurus Masjid dan warga di Perum Jatisari Lestari akan selalu berupaya meningkatkan pelaksanaan qurban dapat berjalan efektif dan efesien karena dari proses awal penyembelihan hingga distribusi dilakukan oleh warga perumahan sendiri.

“Kita harus mencari cara agar waktu dan tenaga bisa hemat. Dan ternyata dari hasil evaluasi sebelumnya keberhasilan di tahun ini terletak pada sarana peralatan. Alat-alat yang kita gunakan saat ini terutama pisau kualitasnya bagus seperti tutorial yang ada di youtube, ternyata alat pisau sangat berpengaruh dalam proses penyembelihan hewan qurban baik kecepatan maupun tenaga,” jelas Dwi.

Pada Idul Qurban tahun ini sebelumnya direncanakan ada penyembelihan qurban kerbau, namun karena harga satu kerbau dua kali lipat dari harga sapi dan secara fisik lebih kecil dibandingkan sapi maka diurungkan niat qurban kerbau karena panitia hanya mengemban amanah dari warga sehingga tetap menggunakan sapi dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. (wb/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed