Kades Kuwaron Ali Musyafak saat membagikan beras ke warganya (Foto Wijaya)
METROPOS.ID II Grobogan – Mahalnya harga beras di pasaran yang mencapai Rp.17.000/kg, membuat keprihatinan tersendiri disejumlah kalangan tak terkecuali Kades Kuwaron, Kec. Gubug Ali Musyafak.
Dengan mahalnya harga beras itu membuat Kades Kuwaron Ali Musyafak berinisiatif membagi – bagikan beras secara gratis dari kantong pribadinya kepada warga miskin dan warga yang membutuhkannya.
Terpisah Kades Kuwaron Ali Musyafak saat di konfirmasi menyampaikan apa yang dilakukannya yakni membagi – bagikan beras secara gratis ke warga itu murni dari pribadinya.
“Semua murni mas, tidak ada tendensi apa – apa, apalagi titipan partai atau caleg,” ujarnya, Rabu (20/9/2023).
Bukan hanya beras saja kata Musyafak melainkan ada sarimi dan minyak goreng kita bagikan ke masyarakat.
“Minggu (17/9/2023) malam kegiatan bagi – bagi sembako ini kita laksanakan dan tempatnya di rumah saya sendiri mengingat itu bantuan dari pribadi saya,” kata Musyafak.
Selain itu Musyafak juga mengungkapkan, jika nanti hasil panennya melimpah ia akan membagikan sebagian hasil panennya ke masyarakat.
“allkhamdulilah hasil panen saya tahun ini melimpah dibandingkan dengan panen tahun kemarin, makanya sesuai janji saya yakni berbagi kepada warga yang kurang mampu,” ungkapnya.
Adapun lanjut Musyafak pemberian beras dan sembako ini dilakukan dengan tujuan untuk meringankan beban warga desanya ditengah mahalnya harga beras di pasaran.
“Selain itu, ini merupakan wujud syukur dan terima kasih kepada Alloh SWT dengan hasil panen tahun ini lebih baik dari tahun kemarin dan dengan keiklasan hati saya dan seluruh keluarga hasil ini saya berikan kepada warga masyarakat yang sangat membutuhkan,” pungkasnya.
Sementara itu salah seorang warga yakni Untung yang berprofesi sebagai tukang becak mengucapkan terimakasih kepada Pak Kades yang telah memberikan sembako.
“Alhamdulillah diberi bantuan beras, minyak dan mie instan dari Pak Kades, bisa untuk makan sehari-hari,” ucapnya. (@wg/Red).












Komentar