oleh

Mendag RI Ground Breaking Pasar Banjarsari Pekalongan

Mendag RI di dampingi Candra Saputra usai ground breaking pasar Banjarsari kota Pekalongan (Ft Kermit)

METROPOS.ID II Pekalongan – Mendag (Menteri Perdagangan) RI Zulkifli Hasan menyebut harga beras berangsur turun, karena ketersediaan beras lebih dari cukup dari pusat, provinsi bahkan kabupaten. Hal ini di sampaikan Zulkifli Hasan saat Ground Breaking Pasar Banjarsari, Kota Pekalongan, Rabu (11/10/2023).

“Stok kita banyak jadi tidak usah khawatir,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia juga menjelaskan, harga beras di Jakarta dan Jabar sudah mulai turun, namun selain dua daerah tersebut harganya belum turun. Meski demikian, harga beras di daerah selain Jakarta dan Jabar, dijamin tidak akan naik lagi, jika memang dibutuhkan ke depannya akan melakukan impor dan dikirim ke daerah.

Mantan Ketua MPR RI ini juga menerangkan harga jagung kembali naik dan akhirnya diputuskan untuk menambah impornya.

“Jagung untuk industri ditambah 250.000 ton, bukan untuk konsumsi,” lanjut pria yang biasa disapa Zulhas ini.

Ia juga menuturkan harga gula merangkak naik akibat importir baru saja melakukan impor sebanyak 30 persen dari persetujuan yang ditetapkan.

“Baru terealisasi lebih kurang 30 persen,” jelas Zulhas.

Menurutnya alasan masih kurangnya impor gula diakibatkan perbedaan harga, sehingga importir harus menunggu harganya turun.

Ia juga berharap nantinya akan ada penyesuaian harga dalam waktu satu hingga 2 hari kedepan.

Diketahui sejumlah negara juga mengalami kekurangan pangan akibat perubahan iklim yang terjadi sehingga berdampak pada kenaikan harga. (Mit/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed