oleh

Kwarran Pamarican Gelar GNP Dipangkalan Gudep SDN 1 Kertahayu

-Ciamis-5 views

Salah satu kegiatan Kwarran Pamarican (ft Hermansyah)

METROPOS.ID II Ciamis – Gerakan Pramuka Kwarran (Kwartir Ranting) Pamarican, melaksanakan kegiatan GNP (Gerakan Nanam Padi), dan GNP (Gerakan Nanam Palawija) Jagung, di Pangkalan Gudep (Gugus Depan) SDN 1 Kertahayu, Desa Kertahayu, Kec. Pamarican, Kab. Ciamis, Jawa Barat, Senin (27/5/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus Mabiran, Mabisa, Pengurus Kwarran, DKR (Dewan Kerja Ranting), Pembina Pramuka dari SMA/SMK/MA se-Kec. Pamarican, serta Anggota Pramuka Penggalang di Gugus Depan SD Negeri 1 Kertahayu.

Ketua Kwarran Pamarican, Baehaki Efendi, S.Pd., Selasa (28/5/2024), menjelaskan bahwa kegiatan GNP yang dilaksanakan ini akan diperlombakan di Tingkat Kwarcab (Kwartir Cabang) Ciamis. Kompetisi tersebut akan diikuti oleh 27 Kwarran Pramuka se-Kab. Ciamis, dan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Pramuka ke-63 Tingkat Kwarda (Kwartir Daerah) Jawa Barat, yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus mendatang, di Kab. Ciamis.

Baehaki, menambahkan bahwa kegiatan GNP ini bertujuan untuk memotivasi Anggota Pramuka, dan masyarakat, bahwa meskipun tidak memiliki lahan sawah, mereka masih bisa menanam padi.

“GNP ini sarat pesan, khususnya bagi Anggota Pramuka, dan warga masyarakat, yang tidak memiliki sawah. Kita masih bisa menanam padi dengan media polybag, ember plastik bekas, ember kemasan cat, galon bekas, dan media lainnya. Media ini menggunakan campuran tanah di bawah pohon bambu, kotoran hewan, dan sekam bakar yang diaduk menjadi satu, lalu difermentasikan,” ujar Baehaki.

Baehaki, berharap kegiatan GNP yang mendapatkan dukungan dari semua pihak ini dapat menghasilkan hasil yang maksimal, dan meraih juara pertama di tingkat Kwarcab Kab. Ciamis.

“Dengan semangat, dan kekompakan yang tinggi, mudah-mudahan Kwarran Pamarican, bisa meraih juara pertama di Tingkat Kwarcab Ciamis. Kami ingin memberikan contoh yang baik kepada Anggota Pramuka, serta masyarakat, bahwa menanam padi bisa dilakukan di mana saja, khususnya pada media polybag, meskipun tidak memiliki sawah,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi, dan semangat baru, bagi Anggota Pramuka, dan masyarakat, dalam bercocok tanam, dan memanfaatkan lahan yang ada, untuk kegiatan produktif. (Hermansyah/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed