oleh

Juara Ke-1 Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kab. Ciamis Tahun 2024, Inilah Orangnya

-Ciamis-108 views

Juara Ke-1 Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kab. Ciamis Jaja Sukmana, A.Md, bersama Bupati Ciamis (ft Hermansyah)

METROPOS.ID II Ciamis – Jaja Sukmana, A.Md., salah seorang pegawai Penyuluh Pertanian di Kec. Pamarican, Kab.Ciamis, Jawa Barat, meraih penghargaan Juara Ke-1 Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kab. Ciamis.

Pemkab. Ciamis, memberikan penghargaan untuk Juara Ke-1 Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kab. Ciamis Tahun 2024.

Penyerahan Penghargaan dilaksanakan usai kegiatan Upacara Peringatan Hari Jadi Kab. Ciamis yang Ke-382, di Halaman Pendopo Bupati Ciamis, pada Selasa (12/6/2024).

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Pj., Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna, S.T., M.T., didampingi para Pejabat di Lingkungan Pemkab Ciamis.

Setelah melalui tahap penialaian yang panjang, dewan juri menetapkan Juara ke-1 Lomba Inovasi Daerah Tingkat Kab. Ciamis, di Bidang Inovasi Pertanian, dengan judul Inovasi Aplikasi “MUHARAM” (Mutiara Hitam Suburkan Alam), Jaja Sukmana, A.Md., keluar sebagai Juara.

Jaja Sukmana, A.Md., yang sehari-hari menjadi Penyuluh Pertanian di wilayah Kec. Pamarican, sangat terharu, bangga, dan tidak menyangka bisa menjadi Juara, serta merasa bersyukur Inovasi-Nya terpilih menjadi yang terbaik di Tingkat Kab. Ciamis.

“Tentunya Kami merasa terharu, bangga, dan besyukur atas penghargaan yang diberikan kepada Kami. Kami juga berterimakasih kepada Pemkab Ciamis, yang telah memberikan apresiasi kepada Kami Penyuluh Pertanian,” kata Jaja.

Lanjut Jaja, adapun tujuan dari Inovasi yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan produksi yang dilakukan secara seimbang dengan daya dukung ekosistem, sehingga keberlanjutan produksi dapat terus dipertahankan dalam jangka panjang, dengan meminimalkan terjadinya kerusakan lingkungan.

Jaja, berharap bahwa Inovasi ini bisa direfleksikan oleh Pelaku Utama di Bidang Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, untuk Ketahanan Pangan, mewujudkan Pertanian berkelanjutan (Sustainable Agriculture) yang merupakan implementasi pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development). (Hermansyah/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed