Pj. Wali Kota Tegal, Dadang Somantri saat sidak kantor OPD di Tegal Kota. (ft.humas).
METROPOS.ID || Tegal – Pj. Wali Kota Tegal Dadang Somantri, Selasa (25/6/2024) sidak (inspeksi mendadak) di 3 kantor OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang berada di luar lingkungan Balai Kota Tegal. Dadang menyampaikan apresiasi kedisiplinan ASN dan memberi perhatian terhadap gedung kantor di 3 OPD tersebut.
Kunjungan ke 3 Dinas tersebut, diawali Dinsos (Dinas Sosial), Dinkop UKM Perdagangan (Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan) dan Disnakerin (Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian).
Dadang Somantri menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan silaturahmi secara bertahap di kantor-kantor OPD yang berada di luar Balai Kota.
“Tingkat disiplinnya oke, bagus dan lengkap kecuali yang sedang melakukan kunjungan lapangan seperti di Dinkop UKM Perdagangan, beberapa karyawan di pasar-pasar, di Dinsos lengkap, termasuk di Disnakerin hadir lengkap,” ujar Dadang Somantri.
Ada hal yang menjadi perhatian khusus Pj. Wali Kota Tegal, saat berkunjung di 3 OPD tersebut, terkait dengan bangunan kantor yang rata-rata masih peninggalan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebelum otonomi daerah dan kemudian menjadi kantor milik Pemkot Tegal.
Ia menyampaikan bahwa Pemkot Tegal harus mulai memikirkan tentang bangunan kantor yang dimiliki. Ia merasa prihatin kantor Dinsos sering terkena banjir.
Menurutnya hal tersebut bisa mengganggu performa Dinsos dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, dikarenakan Dinas tersebut banyak melakukan kegiatan pelayanan dan berinteraksi dengan masyarakat secara langsung.
Sebetulnya pada tahun 2022 sudah ada DED (Detail Engineering Design) untuk Perkantoran milik Pemkot Tegal yang beralamat di Jalan Hangtuah, Kelurahan Tegalsari, dimana Dinkop UKM Perdagangan dan Disnakerin terletak. Namun dikarenakan keterbatasan anggaran Pembangunan Perkantoran tersebut belum terealisasi.
Melihat hal tersebut, Dadang Somantri meminta ASN lebih semangat lagi untuk meningkatkan pendapatan daerah, agar Pemkot Tegal bisa segera merealisasikan DED yang sudah disusun dari tahun 2022.
Dadang Somantri berharap, dengan keterbatasan kapasitasnya menjadi Pj. Wali Kota, minimal pihaknya sudah bisa menyiapkan awalan kerangka untuk membangun kedepan agar bisa ditindaklanjuti oleh Wali Kota definitif yang akan dilantik di 2025 mendatang.
Pj. Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada ASN, ditengah keterbatasan sarana dan prasarana yang minim mereka tetap menunjukan semangat kerja yang bagus.
Dalam kunjungannya tersebut, Pj. Wali Kota berpesan agar tetap menjaga netralitas ASN di dalam perhelatan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) mendatang.
”Jangan sampai ada yang ikut hadir dan terlibat dalam kampanye dan kegiatan kepartaian. Itu harus dijaga betul dan saya tidak ingin mendengar, dan kalau sampai ada, mohon maaf saya akan tindak tegas karena saya pegang prinsip itu,” imbau Dadang Somantri.
Selain itu, Ia meminta ASN untuk selalu meningkatkan kapasitasnya, terkait dengan penanggulangan stunting dan kemiskinan ekstrem di Kota Tegal.
Ia mengimbau kepada ASN di lingkungan Pemekot Tegal untuk berpartisipasi aktif dalam penanggulangan stunting dan kemiskinan ekstrem. (her/red).











Komentar