Sejumlah pasangan tidak resmi saat menunjukan surat pernyataan di Polres Jepara (ft hmsresjepara)
METROPOS.ID II JEPARA – Guna menekan terjadinya gangguan Kamtibmas maupun penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah Kab. Jepara, Polres Jepara terus menggaungkan komitmennya. Salah satunya dengan menggelar Cooling System dan Kegiatan Rutin Yang Dioptimalkan (KRYD). Selain sebagai upaya pihak kepolisian untuk menindaklanjuti keluhan warga, operasi ini juga bertujuan menciptakan suasana kondusif jelang Pilkada Serentak 2024.
Seperti yang terlihat kali ini, Tim Patroli Presisi Siraju Polres Jepara melakukan razia maupun patroli ke hotel, kos-kosan hingga penginapan (guest house) dengan sasaran pelaku tindak kejahatan maupun pasangan tidak resmi, Sabtu (28/9/2024) malam.
Saat dikonfirmasi, Ketua Tim Patroli Siraju Ipda Cahyo Fajarisma mengatakan, bahwa razia itu dilakukan berawal dari laporan masyarakat melalui WhatsApp Siraju dinomer 08112894040 dan panggilan telepon darurat Call Center 110 Polri yang menyebutkan di beberapa hotel, kos-kosan hingga penginapan diwilayah Kec. Jepara Kota sering digunakan pasangan bukan suami-istri untuk berbuat mesum.
“Kami banyak menerima laporan tamu di beberapa hotel, kos-kosan hingga penginapan tersebut yang tidak sah sebagai suami-istri,” katanya.
Oleh karena itu, pihaknya menggelar KRYD menjelang Pilkada 2024.
“Patroli dan razia ini rutin kita laksanakan dalam rangka menjaga situasi di Kab. Jepara tetap aman, damai dan kondusif serta mencegah terjadinya aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024 yang akan digelar November mendatang,“ ujarnya.
Dari hasil razia, Ipda Cahyo menyebutkan, pihaknya mengamankan 5 pasangan bukan suami istri sah atau tidak resmi.
“Selanjutnya, mereka kami data terkait identitasnya. Selanjutnya, kami beri imbauan dan pembinaan serta memberikan pernyataan bahwa keduanya tidak akan mengulangi lagi tindakan asusila dikarenakan bukan pasangan resmi,“ sebutnya.
Lebih lanjut, Katim Patroli Siraju ini menambahkan, bahwa KRYD akan selalu dimaksimalkan oleh Polres Jepara beserta jajarannya. Baik itu dengan cara patroli, razia serta kegiatan lainnya baik berupa pembinaan maupun sosialisasi, kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat di Kab. Jepara khususnya dapat menjalankan aktifitasnya dengan aman dan damai tanpa rasa was-was atau cemas.
Hal tersebut dapat terwujud apabila antara masyarakat dan aparat serta stokeholder terkait dapat berjalan seiring bersama dan sepakat dalam pemberantasan kejahatan maupun pekat lainnya.
“Mari sama-sama kita ciptakan Kab. Jepara yang aman, kondusif, damai dan sejuk terutama menjelang Pilkada 2024, maksimalkan peran masyarakat sebagai polisi bagi diri sendiri dan keluarga dengan tidak melanggar aturan yang berlaku,“ pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Jepara Iptu Dwi Prayitna selaku Kasatgas Humas Ops Mantap Praja Candi 2024-2025 menyampaikan, bahwa tujuan utama dari operasi ini, memang untuk mencegah gangguan keamanan dan juga menghindari konflik sosial yang bisa mengganggu ketertiban jelang pilkada serentak tahun 2024.
“Cooling System ini memang sangat penting, karena kita ingin masyarakat merasakan kehadiran kita untuk menjaga ketertiban dan keamanan,” ujarnya.
“Kita tahu masa Pilkada ini memang rawan, jadi kita berusaha meredam setiap ketegangan yang terjadi,” sambungnya.
Operasi ini sendiri fokus kepada patroli wilayah dan juga melibatkan satuan lalu lintas, Reserse Kriminal, Narkoba dan polsek setempat.
Fokus utama operasi ini adalah tempat hiburan malam, hotel, kos-kosan hingga penginapan (guest house). Pihak kepolisian juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, akan pentingnya menjaga ketertiban umum. (hmsresjepara/Red)








Komentar