oleh

Warga Desa Kohod Mendapat Bantuan Pengelolaan Air Bersih Dari PT. Synopex Tirta Indonesia

Kades Kohod Arsin, SH Bin Asip saat cek bantuan (ft Rom/Bahri)

METROPOS.ID II TANGERANG – Pemerintahan Desa (Pemdes) Kohod, Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten dapat bantuan Donasi Pengadaan Air Bersih dari PT. Synopex Tirta Indonesia secara cuma – cuma dalam bentuk hibah.

Bantuan pengadaan air bersih tersebut berupa mesin pengelolaan air yang bersumber dari bawah tanah yang diolah menjadi air layak untuk di minum.

Pada kesempatan itu Kepala Desa (Kades) Kohod Arsin, SH Bin Asip mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PT. Synopex Tirta Indonesia yang sudah peduli kepada masyarakat Desa Kohod.

Saat serah terima berita acara penyerahan bantuan (ft Rom/Red)

“Saya ucapkan terima kasih kepada PT. Synopex Tirta Indonesia yang sudah peduli memberikan bantuan pengelolaan air bersih kepada masyarakat kami,” ucap Kades Kohod dalam sambutannya acara Serah Terima Donasi Pengadaan Air Bersih yang dihadiri oleh pihak PT. Synopex Tirta Indonesia di Gedung Pemberdayaan, pada Selasa (10/12/2024).

Ditempat yang sama Mr Kim In Tae Direktur PT. Synopex Tirta Indonesia, didampingi Silvanny Kim perwakilan ERC, juga mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Kohod yang sudah bekerjasama dalam pengelolaan Air bersih ini.

“Atas kerjasama dan kesediaannya dalam membantu proses instalasi dari pengiriman hingga sampai saat ini sudah terpasang dan sampai mempersiapkan semua acara ini saya ucapkan terima kasih banyak,” ungkapnya.

Dijelaskan Silvanny Kim, secara teknis mesin pengelolaan air bersih tersebut juga di lengkapi dengan UA, NA dan RO dimana itu adalah Filter yang berfungsi untuk menyuling air dari air baku yang merupakan air bawah tanah menjadi air siap minum.

“Dari hasil air yang di hasilkan itu, selain bisa untuk diminum bisa dilihat kejernihannya dan dibandingkan dengan air bakunya, juga bisa dibandingkan dengan air minum lainnya sesuai dengan kebutuhannya,” jelasnya.

Ia juga berharap dengan adanya mesin pengelolaan air bersih tersebut bisa berfungsi dan berguna bagi masyarakat Desa Kohod.

“Saya berharap pengelolaan air bersih ini dapat berkontribusi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan jangan lupa untuk minum air 2 liter sehari,” pungkasnya. (Rom/Bahri/Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed