oleh

Hendak Tawuran 8 Remaja Bersajam Diamankan Polres Pekalongan

Foto : Delapan anak diduga hendak tawuran diamankan Polres Pekalongan. (ft.hms).

METROPOS ID || KAB. PEKALONGAN – Sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran berhasil diamankan Polsek Sragi, Polres Pekalongan. Para pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) ini diamankan di Jalan Desa Yosorejo, Kec. Siwalan, Kab. Pekalongan, Minggu dini hari (12/1/2025).

Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, S.H., menerangkan pihaknya mengamankan 8 remaja tersebut berawal dari warga yang memberikan informasi kepada Polsek Sragi.

“Mereka kami amankan sekitar pukul 00.30 WIB, dengan 3 sajam berjenis pedang samurai panjang, celurit dan pedang samurai pendek,” terangnya.

Dijelaskan Iptu Warti kedelapan remaja tersebut adalah RAS (15), DYN (15), DP (15), JM (13), KM (14), AF (14), USF (16) dan RKA (15). Semuanya merupakan warga beberapa desa di Kec. Siwalan.

Kejadian itu bermula ketika warga Desa Yosorejo yang sedang nongkrong di pinggir jalan melihat rombongan remaja dengan mengendarai sepeda motor dan berboncengan sambil membawa sajam di tangannya. Melihat hal itu, warga kemudian mengikutinya dari belakang dan berhenti di Desa Yosorejo.

“Jadi, setelah rombongan kumpul dan nampak sudah mempersiapkan sajam untuk tawuran, warga sekitar langsung menghampiri dan mengamankan mereka,” jelasnya.

Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Sragi, dan anggota jaga yang mendapatkan laporan langsung bergerak ke lokasi.

“Di lokasi, petugas mengamankan 8 remaja dan juga barang bukti berupa sajam, selanjutnya mereka dibawa ke Polsek guna pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh Kasubsi Penmas.

Disisi lain Iptu Warti menegaskan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polres Pekalongan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan, seperti tawuran, karena kami akan bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum,” ucapnya.

Terkait dengan peristiwa tersebut, Kasubsi Penmas mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menginformasikan kepada Kepolisian apabila menemukan adanya gangguan Kamtibmas.

“Termasuk, aksi tawuran anak yang belakangan ini sering terjadi,” pungkasnya.(her/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed