oleh

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H DPC Gerindra Grobogan Bagikan Takjil Dan Sembako Ke Masyarakat

Ketua DPC Gerindra Grobogan H Sugeng Prasetyo saat membagikan takjil ke salah satu warga (ft pudar)

METROPOS.ID II GROBOGAN – Dipimpin langsung Ketua DPC Gerindra Grobogan H. Sugeng Prasetyo SE. MM, yang juga Wakil Bupati Grobogan membagikan takjil dan sembako kepada kader, simpatisan dan masyarakat Grobogan di markas DPC Gerindra yang berlokasi Jalan Gajah Mada Purwodadi Grobogan, Selasa (25/3/2025).

Kegiatan tersebut salah satu bentuk perhatian Partai Gerindra kepada masyarakat sekaligus bertujuan membantu masyarakat sekitar sebab Partai Gerindra ini juga milik masyarakat.

Usai pembagian takjil dan sembako dilanjutkan dengan berbuka bersama dengan kader, simpatisan dan masyarakat Grobogan.

“Kami memotong sapi dalam rangka ingin berbagi dengan masyarakat dan bisa merasakan nikmatnya buka bersama ditengah- tengah masyarakat,” ujar Sugeng Prasetyo.

Sugeng juga menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus sebagai tasyakuran dan konsolidasi DPC Gerindra Grobogan atas terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden RI, Ahmad Luthfi sebagai Gubernur Jateng serta dirinya sebagai Wakil Bupati Grobogan.

Adapun kegiatan dihadiri semua anggota DPRD Grobogan dari Gerindra dan pengurus DPC Gerindra.

Menurut keterangan Sugeng Prasetyo bahwa DPC Gerindra Grobogan siap melaksanakan dan merealisasikan apa yang menjadi program pemerintah pusat yang kesemuanya bertujuan mewujudkan masyarakat Grobogan akan maju, adil dan sejahtera. Dengan program Pemerintah Kab. Grobogan yaitu “Mbangun Deso Noto Kuto” mari bersama kita menjadikan masyarakat Grobogan sejahtera berkelanjutan.

Ditambahkannya bahwa Pemkab Grobogan siap menjalankan dan mengamankan program Asta Cita dari pemerintah pusat.

Selain itu pihaknya mengatakan bahwa program kerja pemerintah pusat sudah lebih dari 130 hari, sudah banyak menyentuh masyarakat, salah satunya berada di Kab. Grobogan.

Sugeng juga menjelaskan bahwa Kab. Grobogan adalah daerah agraris yang sebagian besar penduduknya adalah petani dan ini sekaligus menjadi percontohan pertanian tingkat nasional.

“Untuk musim tanam tahun ini hasil panen petani Grobogan gabahnya bisa diterima langsung oleh Bulog dengan harga Rp 6.500,” jelasnya.

Ini merupakan terobosan baru paska panen untuk memberikan kenyamanan para petani. Sedangkan untuk persoalan pupuk, Sugeng mengungkapkan musim tanam ini akan ada perubahan regulasi yang penerimaan pupuk semakin dipermudah dan barangnya cukup. Selain itu pemerintah juga masih terus memberikan bantuan kepada petani berupa alat pertanian seperti combine, traktor termasuk bantuan alat pompa air kepada kelompok tani.

Terkait informasi tentang program Koperasi yang dicanangkan presiden RI Prabowo, Sugeng menerangkan , agar seluruh desa khususnya di Kab. Grobogan segera membentuk Koperasi Merah Putih. Sedangkan untuk pelaksanaannya tidak akan lama lagi yang pasti dalam waktu dekat ini.

Adapun dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sugeng mengungkapkan bahwa sudah ada uji coba di beberapa sekolahan, dan untuk pelaksanaannya dikawal langsung oleh jajaran Kodim 0717/Grobogan.

Diakhir mengenai program Sekolah Rakyat Sugeng menuturkan bahwa program Sekolah Rakyat sangat penting untuk memutuskan mata rantai kemiskinan agar masyarakat miskin anaknya bisa mengeyam pendidikan yang layak.

“Sekolah Rakyat ini diperuntukan bagi masyarakat yang tidak mampu, dan pembiayaannya ditanggung negara. Diharapkan program Sekolah Rakyatnya yang tidak lama lagi akan berdiri di Grobogan dapat memutus rantai kemiskinan, sehingga masyarakat miskin bisa menikmati pendidikan juga,” tuturnya.

Untuk itu lanjut Sugeng, rencananya pembangunan Sekolah Rakyat akan berada di Desa Mojorejo, Kec. Wirosari. Disana sudah ada lahan seluas 5 Ha yang akan dibangun untuk menampung anak yang tidak mampu sehingga apa yang menjadi cita – cita mereka bisa terwujud. Bahkan rencananya bagi anak yang berprestasi diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), pemerintah akan memberikan biaya kuliah hingga selesai. Termasuk akses masuk ke Perguruan Tinggi yang ada di Grobogan seperti Universitas An Nur, STAIG, dan ITB- MG. (@wg/pudar/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *